SuaraSumsel.id - Kasus COVID-19 di Bengkulu terus bertambah
Provinsi Bengkulu kini bertambah 24 kasus baru positif COVID-19. Ke-24 kasus positif COVID-19 tersebut berasal dari empat wilayah di Provinsi Bengkulu yaitu Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Seluma, kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Kamis.
Itu hasil pemeriksaan terhadap 495 sample tes usap yang diperiksa di Laboratorium Rumah Sakit M. Yunus Bengkulu dan 24 dinyatakan terinfeksi positif COVID-19.
Sejak beberapa hari ini, Provinsi Bengkulu ada peningkatan kasus COVID-19 dan dalam sehari di atas lima kasus.
Dari 24 kasus tersebut terbanyak dari wilayah Kota Bengkulu yaitu 20 kasus baru yang terdiri dari laki-laki (46), perempuan (32), perempuan (28), perempuan (2).
Kabupaten Seluma sebanyak dua kasus yaitu laki-laki (60) dan laki-laki (28), Kabupaten Kepahiang satu kasus yaitu laki-laki (25) dan terakhir dari Kabupaten Bengkulu Utara yaitu laki-laki (0).
Perempuan (39), perempuan (13), perempuan (38), laki-laki (8), perempuan (48), laki-laki (59), perempuan (67), laki-laki (9), perempuan (36), perempuan (56), laki-laki (45), laki-laki (33), perempuan (45) dan perempuan (10).
Ke-24 pasien tersebut saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan pengawasan tenaga kesehatan terdekat.
Penambahan kasus tersebut, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap 24 pasien tersebut untuk mengetahui apakah ada penambahan kasus baru atau tidak.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca 3 Februari 2022: Sumsel Bakal Hujan Sedang dan Lebat
Pihaknya juga mengirimkan 24 sample kasus positif tersebut ke Litbankes Kementerian Kesehatan untuk mengetahui apakah jenis omicron atau tidak sesuai dengan arahan dari Kemenkes.
Penambahan kasus tersebut, total kasus aktif positif COVID-19 di wilayah Provinsi Bengkulu mencapai 79 kasus.(ANTARA)
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Jokowi Perintahkan Evaluasi Level PPKM di Seluruh Indonesia
-
Hadapi Lonjakan Kasus, Pemkab Kulon Progo Maksimalkan Rumah Sakit dan Selter Desa
-
Kasus Covid-19 di Jakarta Meroket, RS Harapan Kita Sebut Kenaikan Mulai Minggu Ini
-
Bayi 6 Hari di Bengkulu Terpapar COVID-19, Begini Kondisinya
-
PTM 50 Persen di DIY, Disdikpora Bantul: Terjadi Lagi Learning Loss
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?