SuaraSumsel.id - Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menyebutkan jika kondisi terkini bayi usia 6 hari positif COVID-19 mulai membaik dan stabil. Bayi tersebut saat ini masih di rawat di ruang isolasi Fatmawati rumah sakit M. Yunus Kota Bengkulu
"Berdasarkan laporan dari rumah sakit kondisinya stabil dan semakin membaik," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni di Bengkulu, Kamis.
Pihaknya juga telah meminta pihak rumah sakit tempat bayi tersebut dilahirkan namun hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan terkait pemeriksaan tersebut.
Dengan penerapan PPKM level di beberapa wilayah di Bengkulu khususnya di Kota Bengkulu agar masyarakat terus menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) guna menghindari penyebaran COVID-19.
Saat ini kasus COVID-19 di Provinsi Bengkulu terus mengalami peningkatan, bahkan dalam sehari penambahan di atas lima kasus aktif.
"Untuk masyarakat di Provinsi Bengkulu agar terus menerapkan prokes dengan ketat dan jangan sampai lengah," ujar Herwan.
Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menyebutkan bayi laki-laki berusia 6 hari positif COVID-19 diduga tertular dari tenaga kesehatan disalah satu rumah sakit di Kota Bengkulu yang melakukan perawatan dan pelayanan terhadap bayi tersebut.
Bayi tersebut terdeteksi di salah satu rumah sakit di Kota Bengkulu dan saat melakukan tes usap dinyatakan positif COVID-19.
Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa orang tua bayi tersebut negatif COVID-19 sehingga kemungkinan besar bayi tersebut tertular dari tenaga kesehatan selama penanganan di rumah sakit tersebut. (ANTARA)
Baca Juga: Prakiraan Cuaca 3 Februari 2022: Sumsel Bakal Hujan Sedang dan Lebat
Berita Terkait
-
Direktur WALHI Bengkulu Diperiksa Polisi Gara-gara Tolak Tambang Pasir, KontraS: Kriminalisasi Pejuang Lingkungan!
-
Status Honorer Segera Dihapus, Pemkab Rejang Lebong Pertahankan 1.200 Honorer
-
Warga Bengkulu Terpapar Virus COVID-19 Omicron, Tertular saat Perjalanan
-
Bayi 6 Hari di Bengkulu Positif COVID-19, Dinkes: Diduga Tertular dari Nakes
-
Muncul Buaya di Sungai Desa Urai, BKSDA Himbau agar Warga Tidak Membunuh Buaya
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Cek Daftarnya di Sini! Ini 11 Wilayah Gardu Induk Penyebab Palembang Blackout Malam Ini
-
Palembang Gelap Gulita! Pemadaman Listrik Massal Landa Belasan Gardu Induk Malam Ini
-
Minggu Besok, Tari Perang Menteng Tampil di Lawang Borotan BKB Palembang
-
Bank Sumsel Babel Dorong Penguatan UMKM melalui Jambore Forketas Sumsel 2026
-
FIFGROUP Semarakkan Palembang lewat Hajatan Cabang, Promo Menarik dan Fun Run