SuaraSumsel.id - Kasus investasi bodong dengan terlapor selebgram Palembang makin ramai di media sosial. . Belakangan kantor polisi yang menyidik kasusnya pun mendapatkan apresiasi dari para korban.
Para korban mengirimkan sejumlah karangan bunga ke kantor polisi yang beralamat di jalan Putri Rambut Selako nomor 1712, Bukit Lama, Ilir Barat I, Bukit Lama, Palembang.
Diketahui pula, pelaku yang merupakan selebgram Palembang masih dalam pemeriksaan.
Kasus ini bermula dari laporan para korban atas investasi bodong yang dilakukan selebgram Palembang. Informasinya pada tahun 2017 lalu, kasus serupa pun pernah dilaporkan.
Kuasa hukum korban, Septalia Furwani membenarkan sudah melaporkan selebgram investasi bodong.
“Laporan kita pada tanggal 7 September 2021 lalu. Kami ke Polsek IB I, untuk memantau perkembangan kasus klien kami ini. Kita melaporkan Aln, dia selebgram Palembang dengan dugaan penipuan investasi bodong,” katanya Jumat (14/1/2022).
Korban telah memberikan uang Rp 50 juta untuk investasi yang ditawarkan terlapor.
Polisi mengungkapkan tengah mempersiapkan penyidikan, atas kasus ini.
Salah satu akun yang membagikan informasi mengenai polsek "kebanjiran" kiriman bunga ini @plglippid.
Baca Juga: Kasus COVID-19 Omicron Belum Ditemukan di Sumsel, Warga Diminta Tetap Waspada
Dia pun menuliskan narasi dituliskan jika polsek tengah kebanjiran karangan bunga dari para korban investasi bodong.
"Polsek Ilir barat 1 di banjiri karangan bunga yang bertuliskan ucapan terima kasih terhadap Kapolsek dan jajaran team Polsek ib1 karena telah mengungkap kasus investasi dan arisan bodong di wilayah Palembang .......@plglippid"
Tag
Berita Terkait
-
Bayi Kembar Siam dalam Satu Tubuh Di Palembang Meninggal Dunia
-
Kakek 60 Tahun Terlibat Perampokan di OKU Timur, Polisi Perdalam Motif
-
Kasus COVID-19 Omicron Belum Ditemukan di Sumsel, Warga Diminta Tetap Waspada
-
Heboh Selebgram Palembang Dilaporkan Investasi Bodong, Warganet: Ada Arisan Juga
-
3 Jam Dilahirkan, Bayi Kembar Siam Dua Kepala dengan Satu Tubuh Meninggal Dunia
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRImo Taiwan Hubungkan Kebutuhan Finansial PMI dan Keluarga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?