SuaraSumsel.id - Habib Bahar Smith diketahui kedatangan anggota TNI di Ponpes Tajul Alawiyin Bogor, Jawa Barat. Dalam kunjungan tersebut sempat terjadi debat antara Habib Bahar Smith dengan sosok ini.
Video perdebatan tersebut pun kemudian viral di media sosial. Diketahui sosok TNI tersebut ialah Brigjen Achmad Fauzi. Sosoknya pun kemudian menjadi perbincangan di media sosial.
Melansir dari hop.id-jaringan Suara.com, Brigjen Achmad Fauzi merupakan Komandan Korem 061/Suryakancana yang mencakup wilayah teritorial KodimKota Bogor, Kodim Sukabumi, Kodim Cianjur, Kodim Kabupaten Bogor, d KodimKabupaten Pelabuhan Ratu.
Karena jabatan itu pula, Brigjen Achmad Fauzi mendatangi lokasi tempat Habib Bahar Smith berada.
Sebelum menjabat sebagai Korem 061, Achmad Fauzi menjabat Kepala Staf 172/Praja Wira Yakhti dengan pangkat Kolonel. Achmad Fauzi cuma menjabat lima bulan sebagai Kolonel saat jadi Kepala Staf dan kemudian dipromosikan jadi Danrem 061.
Achmad Fauzi merupakan lulusan Akmil 1995 dan berasal dari satuan Infanteri Kopassus. Riwayat jabatannya sebelum menjadi Korem 061/Suryakancana, pernah menjadi unsur Paspampres.
Riwayat jabatan Achmad Fauzi awalnya yaitu Danyonban Danyonban Sat-81 (2012), Danse Raider Pusdik Passus, Wadan Grup C Paspampres, Waasops Danpaspamres, Aspers Danpaspampres (2019—2020), Kepala Staf 172/Praja Wira Yakthi (2020)
dan Danrem 061/Suryakancana (2020—Sekarang)
Habib Bahar bin Smith debat dan adu mulut denga perwira bintang satu Brigjen A Fauzi yang mendatangi Ponpes Tajul Alawiyin, Bogor. Jenderal bintang satu itu nggak mau kalah omongan dengan Habib Bahar.
Keduanya debat soal pernyataan Habib Bahar soal kritik kepada Jenderal Dudung soal pernyataan Tuhan Kita bukan orang Arab. Sebelum menjabat sebagai Korem 061, Achmad Fauzi menjabat Kepala Staf 172/Praja Wira Yakhti dengan pangkat Kolonel.
Baca Juga: Kaleidoskop Sumsel 2021: 5 Peristiwa Heboh, Donasi Palsu Rp2 Triliun Akidi Tio
Berita Terkait
-
Kasus Ujaran Kebencian Habib Bahar Smith, Polisi Periksa 50 Saksi
-
Viral Bahar bin Smith Debat dengan Jenderal TNI, Ahmad: Ada Upaya Benturkan TNI vs Rakyat
-
Begini Kronologi Kasus Ujaran Kebencian Habib Bahar Saat Ceramah Di Bandung
-
Kasusnya Naik Ke Penyidikan, Habib Bahar Bakal Diperiksa Polisi Senin Pekan Depan
-
Polda Jabar Naikkan Kasus Ujaran Kebencian Habib Bahar ke Penyidikan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran
-
Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol
-
Dituntut 12 Tahun, Eks Dirjen Perkeretaapian Divonis 8,5 Tahun di Kasus LRT Palembang
-
Rakor Dipimpin Gubernur Herman Deru, Benarkah Banjir Palembang Segera Teratasi?