SuaraSumsel.id - -Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) merilis hasil survei terkait calon Presiden atau Capres 2024 mendatang. Dari hasil survei tersebut disebutkan elektabilitas Ganjar Pranomo meningkat signifikan meski belum banyak yang mengenalnya.
Jika dibandingkan Prabowo, memang lebih dikenal. Namun keterkenalan tersebut belum tentu berujung pada menyukai atau memutuskan memilih dan mendukung Prabowo untuk menjadi Presiden pada 2024.
Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas mengatakan elektabilitas Prabowo (19,7 persen) dan Ganjar (19,2 persen) dalam simulasi 43 nama.
"Sejauh ini simulasi semi terbuka, Pak Ganjar belum melewati Pak Prabowo tidak menunjukkan beda yang signifikan. Kita menilai ini seimbang Pak Prabowo dan Pak Ganjar," ujar Sirojudin dalam rilis survei secara daring.
Melansir wartaekonomi.co-jaringan Suara.com, Sirojudin elektabilitas Prabowo cenderung stagnan jika dibandingkan dengan hasil survei pada Maret 2020. Sedangkan Ganjar mengalami kenaikan elektabilitas mencapai 100 persen.
Pada Maret 2020, elektabilitas politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu sebesar 6,9 persen dan menjadi 19,2 persen pada Desember 2021.
Sirojudin menyampaikan hasil survei juga menunjukkan bahwa baru 67 persen responden yang mengenal Ganjar. Dalam simulasi yang sama, jumlah responden yang mengenal Prabowo sebanyak 96 persen. Namun, yang menyukai hanya 71 persen.
"Di antara 17 nama, Ganjar paling disukai oleh 86 persen dari yang tahu," ujar Sirojudin.
Baca Juga: Daya Tampung 20 Lapas dan Rutan di Sumsel Masih Melebihi Kapasitas
Tag
Berita Terkait
-
Daya Tampung 20 Lapas dan Rutan di Sumsel Masih Melebihi Kapasitas
-
Mardani PKS ke Parpol-parpol Lain: Ayo Umumkan Koalisi dan Capres Sejak Dini!
-
SMRC: 46 Persen Pemilih PDIP Pilih Ganjar, Puan Cuma Dipilih 10 Persen Jadi Capres
-
Muncul Suara-Suara Dukungan Amien Rais Maju Pilpres, Ketum Partai Ummat: Kenapa Tidak?
-
Bendungan Pidekso Diresmikan Presiden Jokowi, Ganjar: Manfaatkan Secara Optimal
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?