SuaraSumsel.id - Banjir yang terjadi di kota Palembang, Sumatera Selatan akhir pekan lalu membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menggelar rakor.
Dalam rakor tersebut Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang, Fitrianti Agustinda menyebut terdapat lebih kurang 200 titik sumbatan pemicu banjir. Hal ini disebabkan banyak pendirian bangunan yang berada di atas saluran air sehingga adanya sungai yang mengecil.
"Hal ini (penyumbatan), juga penting sekali untuk kita petakan nanti terkait bagaimana penanganan banjir ke depan," tuturnya.
Fitri pun mengkritik BMKG mengenai penyebarluasan informasi iklim dan cuaca.
"Seperti yang kita ketahui, tanggal 25 Desember waktu itu, musibah banjir yang dialami warga memang diakibatkan karena cuaca yang cukup ekstrim dan hujan yang cukup deras serta sungai musi yang sedang pasang," kata Fitrianti Agustinda.
Kehadiran BMKG merupakan suatu hal yang sangat penting untuk menginformasikan terkait prediksi-prediksi cuaca. "Jadi nantinya kawan-kawan dari Dinas PUPR, Perkimtan, dan sebagainya bisa mengantisipasi kondisi saat ini," ujarnya.
Pemerintah kota Palembang mengoptimalkan pompa-pompa termasuk pompa-pompa portable sekaligus menormalisasikan sungai-sungai yang ada di kota Palembang
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel Wandayantolis MSi, menjelaskan informasi mengenai cuaca dan iklim akan disebarluaskan lebih jauh. Prakiraannya sampai tanggal 2 Januari, peluang curah hujan ekstrim di atas 50 mm perhari.
"Ini akan berdampak signifikan jika saat hujan ekstrim terjadinya pasang di laut sehingga menyebabkan tinggi muka sungai meningkat sehingga berdampak munculnya genangan," jelasnya.
Baca Juga: Palembang Diguyur Gerimis, Ini Prakiraan Cuaca Sumsel 27 Desember 2021
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran
-
Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol
-
Dituntut 12 Tahun, Eks Dirjen Perkeretaapian Divonis 8,5 Tahun di Kasus LRT Palembang
-
Rakor Dipimpin Gubernur Herman Deru, Benarkah Banjir Palembang Segera Teratasi?