SuaraSumsel.id - Universitas Sriwijaya atau Unsri telah menonaktifkan dosen terduga pelaku kasus pelecehan seksual mahasiswi, Reza Ghasarma dari jabatannya.
Reza dinonaktifkan sebagai Kaprodi atau Kapala Prodi Fakultas Ekonomi Unsri.
Hal ini diungkapkan Kuasa Hukum Reza Ghasarma, Ghandi Arius, Rabu (8/12/2021). Dia mengungkapkan penonaktifkan kasus ini agar lebih fokus akan kasus yang menjeratnya kini.
"Kemarin sudah dinonaktifkan sementara, agar lebih fokus dengan kasus yang menjeratnya namun ternyata tanpa sepengetahuan Reza, dia sudah dinonaktifkan oleh pihak Unsri," ungkapnya.
Pada kesempaatan yang sama, Reza Ghasarma membantah mengirim pesat singkat porno seperti yang dituduhkan kepadanya.
" Yang bimbingan banyak. Komunikasi antara mahasiswa dan dosen ada tapi formal seperti antara dosen dan mahasiswa," ungkapnya.
Dia pun mengaku jika tidak pernah menyimpan nomor mahasiswi dan mahasiswa yang menjadi bimbingannya.
" Untuk telegram ada tapi digunakan untuk pendidikan tapi kalau ke mahasiswa tidak pernah saya gunakan. Jika pun ada chat itu, lewat WA bukan telegram dan saya tidak pernah menyimpan nomor mahasiswa saya," akunya.
Namun dia membenarkan mengenal dua korban yang melaporkannya ke polisi atas dugaan kasus pelecehan seksual.
Baca Juga: BMKG Minta Warga Sumsel Waspada, Potensi Bencana Hidrometeorlogi Meningkat
"Memang bimbingan dengan saya, saya yang ditugaskan untuk menjadi pembimbing mereka," ujarnya.
Namun Reza membantah mengenai satu terlapor lagi.
"Sabtu lalu memang ada pemanggilan terhadap korban namun, kami tidak dipertemukan karena dipanggil terpisah. Dan saya juga tidak mengenal pelapor ini," ucap ia.
Dosen Reza Ghasarma menjadi satu dari dua dosen terlapor atas kasus pelecehan seksual. Dia dilaporkan oleh tiga mahasiswi yang mengungkapkan sebagai korban pelecehannya.
Selain ketiga ini, juga bertambah satu korban mahasiswi lagi.
Dalam advokasi ketiga mahasiswi Unsri ini, Ikatakan Keluarga Alumni (IKA) Unsri juga melakukan pendampingan. IKA Unsri mengungkapkan jika ada korban tambahan atas kasus dosen ini.
Tag
Berita Terkait
-
Dosen Reza Ghasarma Tak Mengaku Kirim Pesan Porno pada Mahasiswi Unsri
-
Bejat! Guru Perkosa Belasan Santri Berulang Kali
-
Kasus Dosen Cabuli Mahasiswi Unsri, Profesor Yu Singgung Soal Akhlak
-
Kasusnya Kian Marak, Kenali 5 Jenis Pelecehan Seksual Ini!
-
Fakta-Fakta Kasus Pelecehan Seksual di Unsri, Jumlah Korban 7 Orang
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
5 SDIT Favorit di Palembang untuk PPDB 2026, Cek Estimasi Biaya, Tahfidz dan Fasilitasnya
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Terbongkar, Begini Modus Sindikat Diduga Menjual Bayi Seharga Rp25 Juta di Palembang
-
Tangis Haru dan Doa Keluarga Iringi Keberangkatan 439 Jemaah Haji dari Palembang
-
PTBA dan BKMT Muara Enim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Kelas Kreasi Vol 7