SuaraSumsel.id - Pengacara perempuan di Sumsel, Titis Rachmawati mengalami tindakan tidak menyenangkan. Mobilnya sengaja ditabrak dan dihadang oleh Orang yang Tidak Dikenal (OTD).
Akibatnya mobilnya mengalami rusak parah. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun VI Tritunggal, Desa Bentaiyan Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin.
Melansir Sumselupdate.com - jaringan Suara,com, Titis mengungkapkan kronologis kejadian yang dialaminya. Kejadian berawal ketika dia bersama empat asistennya meninjau perkebunan sawit miliknya, di Dusun VI Tritunggal Desa Bentayan Kecamatan Tungkal Ilir Banyuasin.
“Namun, saat kami pulang dan melintas di Jalan Tri Tunggal Dusun I Desa Mekarjadi, Sungai Lilin Muba, mobil kami ditabrak oleh pelaku yang diduga berinisia A dan D dengan mobil Toyota LC Nopol BG 1757 JI,” ungkap Titis di kantor Advocates and Legal Consultans, Senin (29/11/2021).
Sebelum ditabrak, mereka sempat dikejar oleh kawanan pelaku, serta diteriaki maling.
“Untung warga dan pengendara yang melintas tidak terpancing,” katanya
Akibat kejadian ini, Titis bersama empat rekannya Mariyo (sopir), Andre Yunialdi, Bayu Prasetya, sempat mendapat perawatan di rumah sakit.
“Mobil saya Fortuner BG 1757 ZX mengalami rusak berat, kasus ini sudah saya laporkan ke Polsek Sungai Lilin, bahkan saya sempat minta perlindungan ke Kapolres Muba AKBP Imam Turmudi, tapi katanya tidak perlu karena ini masalah warisan,” ucap Titis sambil menangis.
Baca Juga: Bentuk Tim Khusus, Jaksa Agung Beberkan Penyebab Mafia Tanah di Sumsel Tinggi
Berita Terkait
-
Minta Maaf pada Jokowi, Ketua Majelis Partai Ummat Amien Rais Jabarkan Alasannya
-
Bens Leo Meninggal Dunia, Warganet Ramai Kirim Doa di Twitter
-
Naik Tak Sampai Rp20.000, Ini UMK Palembang Tahun 2022
-
Keluarga Korban Tabrak Lari di Simpang Charitas Palembang Harap Pelaku Terungkap
-
Habib Mahdi Kabarkan Ustaz Ameer Meninggal Dunia, Doakan Hal Ini
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?