SuaraSumsel.id - Tetiba Amien Rais meminta maaf pada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ketua Majelis Syuro Partai Ummat menyampaikan hal tersebut di YouTube Amien Rais Official, akhir pekan lalu.
Amien Rais meminta maaf, karena mengungkapkan jika pada pemerintahan ini, terlihat jelas ketakutan-ketakutan yang akan dialami bangsa.
Amien Rais menyampaikan itu dalam video berjudul Hindari Ledakan People Power. Menurut mantan Ketua MPR ini, keadaan rezim Jokowi lebih parah dibandingkan sebelumnya.
"Mohon maaf, ya, Pak Jokowi, Anda memang lebih parah. Tapi, sebelum Anda itu Undang-Undang diproduksi oleh DPR kita itu jumlahnya memang 70 sekian. Menurut BIN secara blak-blakan," katanya dalam akun YouTube tersebut.
Dia membahas bagaimana Undang-Undang yang disebutnya telah disusupi kepentingan asing.
Amien Rais mengatakan, rezim Jokowi semakin memperparah kolonialisme baru dari kekuatan asing menjajah dan menghisap ekonomi Indonesia.
"Ini saya meminjam istilah yang digunakan Profesor Edi Swasono dari Universitas Indonesia," kata Amien Rais.
Melansir wartaekonomi.co.id-Amien Rais juga mengatakan Badan Intelijen Negara (BIN), mensinyalir ada 72 Undang-Undang yang disusupi kepentingan asing.
"Di antaranya Undang-Undang Pendidikan Nasional, Undang-Undang Kesehatan, Undang-Undang Kelistrikan, Undang-Undang Sumber Daya Air, Undang-Undang Penanaman Modal Asing, Undang-Undang Migas, Undang-Undang Pemilu, Undang-Undang Perbankan," kata Amien Rais.
Baca Juga: Bentuk Tim Khusus, Jaksa Agung Beberkan Penyebab Mafia Tanah di Sumsel Tinggi
Berita Terkait
-
Ketua Pelaksana Formula E Jakarta: Lokasi Akan Diumumkan Sebelum Natal
-
Pengamat Soroti Kinerja Menteri yang Menurun, Sosok Wanita Ini Diprediksi Kena Reshuffle
-
Pesan Jokowi Di HUT Korpri Ke-50: Jangan Pungli Dan Beratkan Masyarakat
-
INFOGRAFIS : Jokowi Tunjuk Ahok Sebagai Plt Gubernur DKI Jakarta?
-
Soal UU Ciptaker, Jokowi: Pemerintah Jamin Keamanan Dan Kepastian Investasi Di Indonesia
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya
-
Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo
-
Herman Deru Siapkan Rp10 Juta untuk Tangkap Pelaku Karhutla, Bisakah Hentikan Asap?
-
Karhutla Belum Reda, 18 Penerbangan Palembang Kembali Terganggu hingga Kuala Lumpur
-
Karhutla Sumsel Tak Kunjung Reda, Mahasiswa Tagih Tanggung Jawab Herman Deru