SuaraSumsel.id - Dewan Pengupahan Daerah kota Palembang telah menetapkan jika Upah Minimum Kota atau UMK Palembang, Sumatera Selatan pada tahun 2022.
Kenaikan UMK kota Palembang hanya 0,53 persen atau sekitar Rp19.400.
Kabid Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Palembang Fahmi Atta mengatakan jika rapat Dewan Pengupahan Daerah sudah disepakati dan tinggal menunggu pengesahan dari Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.
Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan besaran UMK sudah diputuskan dari rapat Dewan Pengupahan Daerah kota Palembang.
Pada tahun 2020, UMK kota Palembang berada di angka Rp3,2 juta. Lalu pada tahun 2021, mengalami kenaikan Rp19.000-an, yang mencapai Rp3,28 juta.
Kenaikan yang sama juga terjadi pada tahun 2022 mendatang.
Kenaikan yang naik tidak mencapai Rp20.00 menjadi Rp3,289,409.
"Nantinya akan disetujui oleh Wali Kota Palembang," ujar Fitrianti.
Dia pun berharap kenaikan upah yang telah mengalami kesepakatan antara dua pihak yakni pihak perusahaan dan perwakilan pekerja, hendaknya ditaati.
Baca Juga: Bentuk Tim Khusus, Jaksa Agung Beberkan Penyebab Mafia Tanah di Sumsel Tinggi
"Semoga UMK ini mendorong semua pihak menerima yang dihasilkan," kata Fitrianti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
-
Triwulan I 2026, KAI Divre III Palembang Angkut 380 Wisman, Tumbuh 3 Persen
-
5 TK Swasta Terbaik di Palembang 2026, Fasilitas Play Based Learning Lengkap dan Biayanya
-
Audiensi dengan Feby Herman Deru, ASETI Sumsel Tekankan Standarisasi dan Etika Tari
-
Rp1,6 Miliar, Produk Kelapa dan UMKM Sumsel Tembus Pasar China hingga Prancis