- Kecelakaan beruntun melibatkan delapan kendaraan akibat kabut asap karhutla di Tulang Bawang pada Selasa (6/10/2026).
- Peristiwa tragis di Jalan Lintas Timur Sumatera tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia dan lima orang luka-luka.
- Petugas gabungan segera mengevakuasi seluruh korban ke rumah sakit dan memulihkan arus lalu lintas yang sempat macet.
SuaraSumsel.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lampung berujung pada kecelakaan beruntun di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (6/10/2026).
Kecelakaan terjadi ketika jarak pandang pengendara terganggu asap tebal yang menutupi badan jalan. Dua orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Kasatlantas Polres Tulang Bawang Iptu Farhan Maulana Febrianto mengatakan kecelakaan bermula ketika sebuah kendaraan boks hendak mendahului kendaraan di depannya. Saat itu, ruas jalan dalam kondisi tertutup asap.
Dari arah berlawanan kemudian datang sebuah kendaraan SUV. Tabrakan tidak terhindarkan dan benturan tersebut memicu rangkaian kecelakaan yang melibatkan kendaraan lain dari dua arah.
“Awalnya kendaraan boks mendahului kendaraan di depannya dalam kondisi jalan tertutup asap kebakaran. Kemudian dari arah berlawanan datang kendaraan SUV,” kata Farhan.
Asap menutup badan jalan
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.35 WIB di kawasan Kampung Bawang Latak, Kecamatan Menggala, Tulang Bawang. Sejumlah kendaraan yang berada di belakang kemudian ikut terlibat dalam tabrakan. Laporan kepolisian terbaru menyebut delapan kendaraan terlibat dalam rangkaian kecelakaan tersebut, sementara laporan awal menyebut sekitar 10 kendaraan.
Polisi menyebut asap kebakaran menjadi faktor yang mengganggu jarak pandang pengemudi. Kondisi jalan sendiri dilaporkan lurus, dengan permukaan aspal dan marka jalan dalam kondisi baik. Cuaca saat kejadian juga cerah, tetapi asap tebal menutupi ruas jalan.
Dalam rekaman yang beredar dari lokasi kejadian, kepulan asap terlihat menutupi badan jalan. Sejumlah kendaraan berhenti setelah terlibat kecelakaan, sementara warga berupaya meminta bantuan untuk mengevakuasi korban.
Baca Juga: Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api
Dua korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut adalah Rizki Mubarok (25), warga OKU Timur, Sumatera Selatan, dan Heri (31), warga Lampung Timur. Sementara lima korban lainnya mengalami luka dengan tingkat berbeda dan telah dievakuasi ke RSUD Menggala untuk mendapatkan penanganan medis.
Tim SAR bersama kepolisian dan unsur terkait melakukan evakuasi terhadap korban yang sempat terjebak di dalam kendaraan. Penanganan di lokasi juga dilakukan untuk mengurai kemacetan dan mencegah kecelakaan susulan.
Arus lalu lintas kemudian kembali normal setelah proses evakuasi selesai.
Kabut asap kini jadi ancaman keselamatan jalan
Kecelakaan ini menunjukkan dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Ketika asap menyebar hingga menutupi badan jalan, keselamatan pengguna jalan ikut terancam.
Polisi mengimbau pengendara tidak memaksakan diri melaju ketika jarak pandang terbatas akibat asap. Kecepatan perlu dikurangi dan pengendara diminta mengutamakan keselamatan.
Tag
Berita Terkait
-
Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api
-
Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Usai Kecelakaan Beruntun, Hutama Karya Diminta Evaluasi Peringatan Kabut di Tol Palindra
-
Kabut Asap Kian Pekat, Tol Palembang-Prabumulih Ditutup Sehari Usai Kecelakaan Beruntun
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Apa Sanksi Berikutnya?
-
18 Konsesi Perusahaan Terdeteksi 10.411 Hotspot, Sejauh Mana Tindakan Pemerintah?
-
Gandeng MLBB, BRI Junio Dorong Kebiasaan Menabung dan Hadirkan Kartu Debit Khusus Mobile Legends
-
Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap