SuaraSumsel.id - Kepolisian Daerah atau Polda Sumatera Selatan membantu tim Polres Bengkulu menyelidiki Tempat Kejadian Perkara (TKP) Toko New Khatulistiwa.
Kebakaran minimarket sekaligus toko kosmetik yang berada di Jalan KZ Abidin I, Kota Bengkulu itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia.
Kapolres Bengkulu AKBP Andy Daddy Nurchayo SIK diwakili Kasat Reskrim AKP Yusiady mengatakan jika pihaknya fokus mencari tahu penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut.
"Tim labfor dari Polda Sumsel sebanyak empat orang ikut membantu melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab terjadi kebakaran tersebut," kata Yusiady seperti melansir dari ANTARA.
Pihaknya fokus melakukan penyisiran di lantai dasar minimarket sekaligus toko kosmetik tersebut.
Sementara pada lantai dua dan tiga gedung tidak dilakukan penyisiran, karena kondisi gedung yang tidak memungkinkan untuk dilakukan olah TKP.
Yusiady menambahkan penyebab atau dugaan sementara terjadi kebakaran tersebut belum dapat disampaikan.
Mengingat, masih ada proses penyelidikan yang menunggu hasil identifikasi dari laboratorium forensik guna mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.
Dia menjelaskan saat ini pihaknya juga masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan mencari barang bukti pendukung guna mengetahui alasan penyebab terjadinya kebakaran.
Baca Juga: Cek Pelaksanaan SKB CASN Pemprov Sumsel 2021, Ini Link Jadwal dan Syarat
"Berdasarkan keterangan saksi mengatakan api berasal dari depan toko, namun kami masih untuk lebih pastinya masih menunggu pengecekan dan hasil dari tim labfor," ujar Yusiady. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Minimarket Kebakaran, Ibu dan Dua Anak Ditemukan Tewas Berpelukan
-
Minimarket dan Toko Kosmetik Terbakar, 4 Orang Tewas
-
Polda Ingin Buat Regulasi agar Sumur Tua Tak Berizin Bisa Dikelola
-
1,7 Juta Rokok Ilegal asal Madura Gagal Beredar di Riau, Pemilik Masih Diburu
-
Waspada Bengkulu Rawan Bencana Hidrometeorologi
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Warga Sumsel Mulai Takut Keluar Malam, Aksi Begal dan Kejahatan Jalanan Kembali Meresahkan
-
5 Fakta Ngeri Maling Bersenpi di Warung Bakso Palembang, Korban Sampai Kabur Naik Lantai Dua
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Blackout Sumatra Nyaris Makan Korban, Mahasiswi UMP Terjebak di Lift Kampus
-
Apa Itu Obligasi Daerah? Skema yang Ingin Diterapkan Herman Deru di Sumsel