SuaraSumsel.id - Donasi Akidi Tio dengan nilai yang fantastik tersebut menarik perhatian publik, banyak tokoh akhirnya mengomentari mengenai kedermawanan warga Tionghoa yang tinggal di Palembang, Sumatera Selatan ini.
Wartawan senior, Dahlan Iskan juga menulis mengenai donasi Akidi Tio di laman media sosialnya. Dahlan memberikan judul tulisan ini dengan kalimat Pusing 2 T.
Tulisan ini sudah diposting, Kamis 29 Juli 2021.
Memulainya dengan menulis jika tidak punya uang pusing, namun jika mendapatkan uang banya juga pusing. Berikut catatan Dahlan Iskan.
Tidak punya uang pusing. Dapat uang Rp 2 triliun juga pusing.
Coba pikir, mau diapakan uang sebanyak itu.
Misalkan saya jadi Irjen Pol Eko Indra Heri, Kapolda Sumsel. Yang tiba-tiba mendapat sumbangan Rp 2 triliun itu. Saya akan pusing.
Saya memang menjadi sangat terkenal. Melebihi kapolri. Tapi saya juga bisa celaka. Celaka yang tidak membawa nikmat –tidak serupiah pun uang itu bisa saya ambil.
Pusing pertama: bagaimana saya harus menerima uang itu. Pasti tidak mungkin dalam bentuk uang kontan: rumah ''saya'' tidak akan cukup untuk gudang uang Rp 2 triliun.
Tidak mungkin pula ditransfer lewat rekening Polda Sumsel. Itu bukan uang Polri. Bukan pula uang negara.
Tapi juga tidak mungkin ditransfer ke rekening pribadi ''saya''. Nanti tercampur dengan uang pribadi. Tercampurnya tidak apa-apa. Tapi akan membuat publik tahu berapa uang pribadi saya.
Yang paling aman tentunya lewat rekening khusus. Rekening baru. Itu pun masih akan menyisakan pertanyaan: siapa yang akan membuka rekening itu. Atas nama siapa. Kalau rekening baru itu atas nama ''saya'' bisa bahaya. Kalau atas nama instansi tidak boleh.
Baca Juga: Ridwan Kamil Ucapkan Terima Kasih Donasi Oksigen dari Sumsel
Pusing. Pusing sekali.
Pun kalau uang Rp 2 triliun itu jadi benar-benar diterima. Yang mestinya Rabu kemarin –seperti dikatakan Prof Dr dr Hardi Darmawan, guru besar Universitas Sriwijaya, kepada saya (Disway 28 Juli 2021: Bantuan 2 T).
Akan saya apakan uang itu?
''Saya'' bingung. Untuk dibagi ke semua rumah sakit di seluruh Sumsel? Bagaimana cara membaginya?
Atau untuk membeli obat dan vaksin? Obat apa saja dan vaksin yang mana? Bukankah obat dan vaksin itu tanggung jawab pemerintah?
Atau diberikan kepada seluruh orang miskin di Sumsel? Sesuai dengan daftar orang miskin yang ada di pemerintah?
Atau pakai model Tung Dasem saja? Uang itu disebar pakai helikopter?
Orang juga ingin tahu: uang itu akan dihabiskan cepat atau pelan-pelan? Ataukah akan dijadikan dana abadi –bunganya saja yang dipakai Covid?
Tag
Berita Terkait
-
10 Orang Terkaya Indonesia 2021, Penyumbang Rp 2 T Akidi Tio Belum Masuk Daftar
-
Donasi Rp 2 Triliun Akidi Tio, Bisakah Sumsel Selesaikan Pandemi?
-
Gegara Donasi Rp 2 Triliun Akidi Tio, Lieus Sungkharisma Ingin Temui Wapres
-
Anak Penyumbang Rp 2 Triliun Akidi Tio Dikenal Tertutup, Tetangga Malah Kaget
-
Soal Donasi Rp 2 Triliun Keluarga Akidi Tio, PKS: Harus Dikawal Penggunaannya
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Muhamad Suryadi Pimpin Bank Sumsel Babel, Fokus Perkuat Kepercayaan, Digitalisasi, dan UMKM
-
Edison Jadi Tersangka KPK, NasDem Sumsel Langsung Tegaskan: Bukan Kader Kami
-
Mengapa Keponakan Edison Ikut Jadi Tersangka? Ini Peran Adi Triadi dalam Kasus Suap Muara Enim
-
Selain Rp2 Miliar, KPK Temukan Rekening Nomine atas Nama OB dalam Kasus Bupati Edison
-
QRIS Cross Border BRImo Kini Bisa Digunakan di China, Transaksi Wisatawan Indonesia Kian Praktis