SuaraSumsel.id - Harga ayam potong di Palembang, Sumatera Selatan, merosot dari Rp30.000 per Kg menjadi Rp22.000 per Kg. Hal ini diyakini karena pasokan ayam dari agen yang melimpah.
Surti, pedagang ayam potong di Pasar Perumnas Palembang, mengatakan jika persediaan ayam masih banyak sehingga harga lebih murah. Meski harga murah, ada kemungkinan akan mengalami kenaikan harga.
"Tapi pasti naik lagi,” kata Surti.
Penurunan harga ayam potong ini, terjadi karena sejumlah sentra peternakan sedang panen secara serentak.
"Biasanya, di momen ini harga ayam malahan bisa tembus Rp19.000/Kg," sambung ia.
Alimin, pedagang ayam potong di Pasar Lemabang mengatakan penurunan harga ayam potong ini membuat dirinya mengalami kenaikan omset.
“Biasanya ibu-ibu beli 1 kilogram, tapi karena ayam murah jadi beli 3 Kg,” kata dia.
Pada beberapa hari lalu, BPS menyatakani Sumatera Selatan mengalami deflasi pada Juni 2021 senilai 0,01 persen. Deflasi dipicu karena penurunan harga cabai merah, bawang merah angkutan udara, beras, dan daging ayam ras.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan Zulkipli mengatakan walau terjadi deflasi tapi belum menunjukkan penurunan daya beli.
Baca Juga: Berinvestasi Rp 24 Triliun, Pembangunan PLTU Sumsel 8 Capai 84 Persen
Deflasi pada Juli ini lebih dipengaruhi penurunan harga untuk kelompok barang yang diatur pemerintah, sementara untuk inflasi inti (diluar makanan dan energi) masih diangka 0,29 persen.
“Ini menunjukkan bahwa deflasi yang terjadi di Juni belum menunjukkan adanya penurunan daya beli karena inflasi inti masih alami inflasi,” kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Dua Kafe Lokalisasi Prostitusi Digerebek, 49 Pengunjung Positif Narkoba
-
Meski PPKM Mikro, Dua Kafe di Lokalisasi Prostitusi Beroperasi sampai Subuh Hari
-
Gerebek Lokalisasi Prostitusi, Polisi Sisir Dua Kafe Kampung Baru di Subuh Hari
-
Gerebek Lokalisasi Prostitusi Kampung Baru, Polisi Tangkap 171 Pengunjung
-
5 Juli, Tes GeNose Tidak Berlaku bagi Penumpang KA Divre Palembang
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi