SuaraSumsel.id - Viral di media sosial aksi lima bocah SD atau Sekolah Dasar yang diceritakan memecahkan kaca sekolah. Peristiwa ini terjadi di salah satu SD Negeri di Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Dilansir dari Suaralampung.id - jaringan Suara.com, pada video yang beredar, terlihat dua bocah berseragam merah putih dan memegang ketapel. Mereka lalu melepaskan batu dari ketapel ke arah kelas.
Di video itu padahal terlihat beberapa orang dewasa mengendarai motor namun diam saja. Mereka tidak menggubris aksi anak-anak merusak kaca jendela sekolah.
Dikutip dari akun Instagram memomedsos, narasi yang beredar menyebutkan bahwa ada lima siswa SD negeri di Padang Cermin, Pesawaran, yang melakukan perusakan kaca jendela sekolah.
Peristiwa perusakan itu terjadi Selasa (22/6/2021) pagi di salah satu SD negeri di Kecamatan Padang Cermin, Pesawaran.
Aksi itu diceritakan lantaran mereka tidak naik kelas. Para siswa ini tidak naik ke kelas enam selama menempuh pembelajaran daring.
Diketahui sekolah di Kabupaten Pesawaran menempuh pembelajaran jarak jauh karena terjadi pandemi Covid-19. Namun ada beberapa kesulitan mengikuti pembelajaran daring ini karena kesulitan sinyal inter
Berita Terkait
-
Datangi Mapolda Sumsel, Dokter Richard Pertanyakan Laporannya yang Mandek
-
Video Detik-detik Kecelakaan Beruntun, Motor Terjepit Mobil dan Truk di Sumsel
-
Wilayah Zona Merah di Sumsel Bertambah, Kini Palembang dan Muaraenim Zona Merah
-
Saat Digiring dan Ditahan, Mantan Sekda Sumsel Masih Genggam Ponsel
-
Mantan Sekda Sumsel dan Kadinsos Muba Ditahan Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata
-
Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan
-
Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut
-
Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison