SuaraSumsel.id - Dua sungai, yakni Sungai Lakitan di Kecamatan Selangit dan Desa Bai di Kecamatan Stl Ulu Terawas meluap. Akibatnya, empat desa yang berada di dua Kecamatan di Kabupaten Musi Rawas atau Mura terendam banjir.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura, H Darsan mengatakan intensitas hujan yang mengguyur wilayah Mura pada Rabu malam (26/5/2021) menjadi penyebab meluapnya air di dua sungai tersebut.
“Saat ini anggota BPBD, Babinsa Kodim 0406 Mura, Pihak Kecamatan serta Pemdes setempat sedang melaksanakan Peninjauan, Kaji Cepat, Pendataan, Koordinasi dan Assesment kejadian Banjir di beberapa Desa Kecamatan Selangit dan Kecamatan Stl Ulu Terawas tersebut,”kata Darsan, Kamis (27/5/2021).
Data kecamatan dan Desa terdampak banjir yakni Desa Batu Gane Kecamatan Selangit dan merendam kurang lebih 7 rumah warga, selain itu fasilitas umum seperti kantor Desa, PAUD, Puskesdes juga terendam banjir.
Namun, saat ini air sudah surut dan masyarakat sudah bisa beraktifitas seperti biasa dan saling gotong royong membantu membersihkan sisa banjir.
Selain itu Desa Muara Nilau juga terendam banjir dan masih dalam pendataan, namun kondisi terakhir air sudah surut dan masyarakat sudah bisa beraktifitas dan saling gotong royong membantu membersihkan sisa banjir.
Kemudian, banjir juga merendam di Desa Prabu Menang dan kini masih dalam pendataan, kondisi terkini dilapangan tim masih berada di lokasi kejadian.
Terakhir yakni Desa Pasenan Kecamatan Terawas juga terendah banjir dan saat ini tim akan menurunkan perahu karet untuk masuk ke lokasi kejadian dan melaksanakan pendataan serta upaya lainnya.
Kontributor: Renaldi.
Baca Juga: Elektabilitas Partai di Sumsel: PDIP dan Golkar Bersaing Ketat, Disusul Gerindra
Berita Terkait
-
Busyet! Kades Askari Gelapkan Ratusan Juta Duit BLT Covid-19 untuk Judi
-
Dituntut Tujuh Tahun, Kades Ngaku Tilap Dana Bantuan Buat Main Perempuan
-
Dendam Istri Dirudapaksa, Warga Muara Kelingi Tikam Tetangga hingga Tewas
-
Dedie A Rachim Kenalkan Kota Bogor ke Lubuklinggau dan Musi Rawas
-
130 Anak Yatim Belanja Pakaian secara Gratis di Matahari Lippo Karawaci
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap