SuaraSumsel.id - Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera selatan selama tiga tahun terakhir dikenal sebagai program Energi Baru Terbarukannya, yakni mengaggas pengelolaan sawit menjadi bahan bakar. Bupati Muba, Dodi Reza memberikan masukan pada Rancangan Energi Baru dan Terbarukan, yakni daerah penghasil mesti mendapatkan insentif.
Dalam keterangan rilisnya ditemukan Suarasumsel.id, Bupati Dr Dodi Reza yang juga Wakil Ketua Bidang Hubal dan Pengelolaan Migas Daerah bersama Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) yang diketuai oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melaksanakan Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET).
Pembahasannya mengenai rancangan Undang - Undang Tentang Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dari Perspektif Kepala Daerah di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI.
"Biofuel atau pengolahan kelapa sawit menjadi bensin di Muba ini adalah bagian dari komitmen kami mendorong energi baru terbarukan (EBT) berdasarkan potensi daerah, dan Muba sudah melaksanakan ini sejak tiga tahun yang lalu," ujar Dodi.
EBT yang merupakan isu seksi di dunia, terlebih berkaitan dengan kedaulatan kelapa sawit di Indonesia serta menangkis serangan kelapa sawit Indonesia yang di embargo negara luar.
"Dalam kesempatan ini juga usulan kami konkrit, pertama kami berharap agar daerah pengolah dan yang mengusahakan EBT seperti biofuel mendapatkan insentif khusus dari daerah, karena selama ini DBH menimbulkan stagnansi," bebernya.
Sejak 2017 pihaknya telah merintis implementasi visi EBT yang dimulai dengan program pilot project replanting atau peremajaan kelapa sawit.
"Ini program pertama di Indonesia yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, dan usai Idul Fitri nanti panen perdana hasil replanting sawit akan dipanen langsung oleh pak Presiden untuk kemudian dimanfaatkan menjadi bahan baku pengolahan biofuel atau bahan bakar nabati," terangnya.
Ketua Umum ADPMET, Ridwan Kamil menuturkan apa yang telah dijabarkan Bupati Muba Dodi Reza merupakan rangkaian upaya misi mulia daerah penghasil migas khususnya Muba untuk implementasi EBT yang berdampak langsung ke warga masyarakat.
Baca Juga: Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Diperiksa Kasus Masjid Sriwijaya
"Kami berharap apa yang kami usulkan hari ini dapat menjadi acuan Komisi VII dalam menyusun RUU Tentang Energi Baru dan Terbarukan (EBT)," tuturnya.
Pimpinan Komisi VII DPR RI, Alex Noerdin menyebutkan apa yang menjadi masukan dan usulan dari Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) akan menjadi bahan untuk menyusun RUU EBT.
"Usulan dan masukan yang dipaparkan ADPMET ini akan menjadi bahan pertimbangan kami untuk menyusun RUU EBT, semoga nantinya akan bermanfaat dan berdampak ke masyarakat luas," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
PPDS Mata Unsri Dihentikan Kemenkes, Mahasiswa Lain di RSUP M Hoesin Masih Bisa Lanjut?
-
10 Cafe 24 Jam di Palembang 2026 untuk Begadang & Kerja Malam, Lengkap Lokasi dan Rute
-
7 Fakta di Balik Distopnya PPDS Mata Unsri, Dugaan Pungli hingga Beban Mental Mahasiswa
-
PPDS Mata Unsri Distop, Dugaan Pungli Berujung Sanksi dan Sorotan Tekanan Mental
-
7 Fakta Dugaan Bullying PPDS Mata RSMH, Kemenkes Bakal Sampai Setop Program