SuaraSumsel.id - Sebanyak puluhan alat berat berupa excavator di lokasi penambangan emas tanpa izin (Peti) di kabupaten Sarolangun, Jambi ditertibkan.
Selama dua hari terakhir, puluhan alat berat tersebut digiring ke luar areal tambang oleh tim gabungan.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto mengatakan tim gabungan yang terdiri atas Polri, TNI, pemerintah daerah telah berupaya persuasif mencegah kerusakan lingkungan dampak dari Peti di Sarolangun.
Sebanyak 34 alat berat diamankan dan sebelumnya 13 alat berat excavator di Lubuk Bedorong Sarolangun diamankan.
"Tim Gabungan Polda Jambi menggiring keluar dari lokasi tambang," ujarnya seperti dilansir ANTARA, Selasa (9/2/2021).
Alat-alat berat yang sudah dikeluarkan dari areal tambang sudah berada di rumah warga masing-masing.
"Hari ini keluar lagi 11 unit dengan rincian enam unit melalui Desa Panca Karya dan lima unit melalui Kecamatan Batang Asai," katanya.
Rencana pengeluaran alat berat yang semula akan dikeluarkan serentak hari Minggu (7/2), tetapi dibagi dalam dua hari, yakni Minggu (7/2) dan Senin (8/2).
"Karena alat berat kurang lebih 11 unit dilokasi Peti Hutan APL bisa sampai di luar Desa Lubuk Bedorong butuh waktu dua hari untuk keluar dari lokasi," katanya.
Baca Juga: 203 Nakes Lansia di Sumsel Divaksin Covid 19
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap