SuaraSumsel.id - Ketua PWNU Sumsel, Amiruddin Nahrawi atau Cak Amir menyatakan terpapar virus corona. Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PBNU) Sumatera Selatan, ini pun memohon doa dari para kiai.
Pernyataan ini disampaikan langsung Cak Amir melalui video yang kemudian diunggah Seketeris Daerah (Sekda) kota Palembang, Ratu Dewa.
Dalam video yang berdurasi 1 menit 35 detik itu, Cak Amir mengungkapkan jika pada tanggal 29 Januari 2021, dirinya terserang virus covid 19.
Di video tersebut nampak Cak Amir sedang dirawat di rumah sakit. Dengan menggunakan masker medis, namun masih menggunakan baju kemaja, Cak Amir memulai video dengan mengenalkan diri sebagai Ketua PWNU Sumatera Selatan.
"Saya, Ketua PWNU Sumatera Selatan, pada tanggal 29 Januari ini positif corona," ujarnya
Setelah itu, ia pun mengharapkan agar mereka-mereka yang melakukan kontak dengan dirinya agar bisa juga melakukan tes swab.
Dalam nama-nama yang diharapkan melakukan tes tersebut terucap nama Kapolda Sumatera Selatan, Prof Irjen Pol Eko Indra Heri.
"Siapa-siapa yang terkontak saya, saya mohon agar tes swab juga, termasuk Kapolda Sumsel dan pengurus PWNU lainnya yang mengikuti pertemuan kemarin," sambung Cak Amir.
Di akhir video, Cak menyebut nama-nama tokoh lainnya yang menemui ia, seperti halnya Dodi Reza.
Baca Juga: Beberapa Tokoh Ini Berpotensi Maju Pada Pilgub Sumsel
Cak Amir pun memohon doa dari para kiai Nadhatul Ulama di seluruh kabupaten kota untuk kesembuhan dirinya.
Unggahan Sekda Palembang ini pun dikomentari doa dari warga Palembang, yang mendoakan Cak Amir agar lekas pulih.
Seketaris PWNU Sumsel, Muhammad Syueb membenarkan kabar Cak Amir tengah dirawat di rumah sakit.
"Iya, beliau sedang dirawat, sejak menjelang malam Jumat kemarin," ujarnya dihubungi Sabtu (30/1/2021).
Berita Terkait
-
Anak Band Metal Aja Apresiasi, Yok Daftar Bintang Suara
-
Beberapa Tokoh Ini Berpotensi Maju Pada Pilgub Sumsel
-
Ketua PWNU Sumsel Cak Amir Sakit, Kantor PWNU Lockdown 14 Hari
-
Sebut Kapolri Warga NU Cabang Nasrani, Guyonan Said Aqil Tuai Pro Kontra
-
Gubernur Herman Deru Ingin Sekolah Tatap Muka Saat Vaksinasi Capai 1 Juta
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Hampir 4 Bulan Tak Hujan, Palembang Akhirnya Diguyur Hujan di Tengah Kepungan Asap Karhutla
-
Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala
-
Karhutla Sumsel Berdampak ke Panggung Hiburan, Bernadya hingga The Adams Batal Tampil di Palembang
-
Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka
-
Kilang Plaju dan Ditpamobvit Polda Sumsel Evaluasi Kerja Sama Pengamanan Objek Vital Nasional