SuaraSumsel.id - Sebanyak 12 ton minyak mentah hasil dari illegal driling di kawasan hutan Desa Bungku, Batanghari Jambi digagalkan untuk dikirim ke Sumatera Selatan.
Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jambi mengamankan lima unit mobil truk dan minibus modifikasi yang mengangkut minyak mentah mentah tersebut untuk diproses menjadi minyak.
Kanit Resmob Polda Jambi Kompol Priyo Purwanto mengatakan penangkapan para pelaku illegal drilling tersebut dilakukan pada dua lokasi yang berbeda.
Lokasi pertama di Desa Simpang Kilangan, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari sekitar pukul 04.30 WIB, dan lokasi kedua di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang sekitar pukul 06.00 WIB.
Dalam penangkapan tersebut pihaknya berhasil menyita sebanyak lima unit mobil yang terdiri dari dua unit mobil truk dan tiga unit mobil pick up yang sudah dimodifikasi agar bisa membawa banyak minyak mentah tersebut.
"Semua kendaraan sudah dimodifikasi di bagian belakang mobil sudah ada tedmon untuk mengisi minyak ilegal, dan total minyak ilegal ada sekitar 12 ton," kata Kompol Priyo Purwanto seperti dilansir dari ANTARA.
Selain barang bukti, juga dilakukan pengamanan lima orang tersangka yang berada di mobil tersebut.
Saat ini kelima mobil dan orang yang ditangkap sudah berada di Polda Jambi, karena kasus ini diserahkan ke Direktorat Kriminal Khusus Polda Jambi.
Minyak mentah sebanyak 12 ton tersebut dibawa dari kawasan illegal drilling di Bungku, dan akan dikirim ke wilayah Sumatera Selatan.
Baca Juga: Ini Sosok Daeng Sabil yang Kendalikan Transaksi 171 Kg Sabu dari Lapas
Berita Terkait
-
Dua Truk Terguling di Jalintim Banyuasin, Polisi: Jalan Licin
-
Ayo Ikutan! Pendaftaran Ajang Bintang Suara Segera Berakhir
-
Napi Kasus Sabu Rp 170 Juta, Daeng Sabil Kendalikan 171 Kg Sabu dari Lapas
-
Sandiaga Uno Berkantor di Bali, Warganet Sumsel: Kapan ke Danau Ranau, Pak?
-
Ini Sosok Daeng Sabil yang Kendalikan Transaksi 171 Kg Sabu dari Lapas
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?