SuaraSumsel.id - Sebanyak 28.200 ekor baby lobster berhasil diselamatkan dari perdagangan lintas provinsi di Sumatera Selatan.
Selasa (29/12/2020) malam, tim Satuan Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementrian Keluatan dan Perikanan (KKP) bersama pihak kepolisian berhasil mengaggalkan baby lobster senilai Rp 2,69 Miliar dengan beragam jenis tersebut.
Informasi dihimpun, lobster yang berasal dari Provinsi Bengkulu dibawa menuju Kertapati Palembang guna dikemas ulang.
Dari tempat itu, puluhan ribu baby lobster akan dibawa ke Sungsang, kabupaten Banyuasin.
"Dari Palembang dibawa dengan kapal yang sudah disewa ke Sungsang itu. Dari Sungsang baru dibawa ke Singapura, lewat jalur tidak resmi. Saat di Sungsang itu berhasil diamankan setelah berkordinasi dengan pihak kepolisian," kata Koordinator Satuan Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan UPT Pangkalan PSDP Batam, Maputra Prasetyo, Rabu (30/12/2020).
Diketahui rincian puluhan ribu baby lobetsr yang berhasil diamankan terdiri dari 500 ekor jenis mutiara, 22.600 ekor jenis pasir, 5.100 ekor jenis jerong.
"Disisakan 20 ekor per jenis guna sebagai barang bukti," ujarnya.
Saat ini, puluhan ribu baby lobster itu akan dilepas liarkan di Provinsi Lampung.
Kapolres Banyuasin, AKBP Danny Sianipar membenarkan turut mengamankan puluhan ribu baby lobster tersebut.
Baca Juga: Tiga Kapolres di Sumsel Diganti, Kapolres Ogan Ilir Jadi Kapolres Banyuasin
Selain baby lobster, polisi juga mengamankan dua pelaku pembawanya.
"Dua pelaku sedang menjalani penyelidikan lanjutan," ujar ia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?