SuaraSumsel.id - Seluruh Badan Otonom dan Lembaga Nahdhatul Ulama (NU) wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) siap mendukung penuh TNI - Polri untuk menindak tegas pemecah belah bangsa.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama Sumatera Selatan (PWNU Sumsel), KH. Amiruddin Nahrawi dikutip dari website NU Sumsel, Senin (21/12/2020).
Menurut Cak Amir sapaannya hal ini menanggapi kondisi sosial politik yang saat ini cenderung memperihatinkan.
"Seluruh Banom dan Lembaga NU khususnya Wilayah Sumatera Selatan Siap mendukung penuh TNI – Polri untuk menindak tegas pemecah belah bangsa," tegas Staf khusus gubernur Sumsel bidang hubungan antar agama ini.
Dia juga mengajak semua elemen bangsa, terutama masyarakat jangan mudah terprovokasi terkait kondisi ini.
“Kita terapkan Islam santun, damai dan dalam bingkai NKRI,”ujar Ketua PWNU Sumsel KH Amiruddin Nahrawi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Rektor Diberhentikan, 9 Dosen Di-PTDH, Ada Apa di Universitas PGRI Palembang?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Sinergi di Apel Akbar Satlinmas Palembang
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel