SuaraSumsel.id - Seluruh Badan Otonom dan Lembaga Nahdhatul Ulama (NU) wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) siap mendukung penuh TNI - Polri untuk menindak tegas pemecah belah bangsa.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama Sumatera Selatan (PWNU Sumsel), KH. Amiruddin Nahrawi dikutip dari website NU Sumsel, Senin (21/12/2020).
Menurut Cak Amir sapaannya hal ini menanggapi kondisi sosial politik yang saat ini cenderung memperihatinkan.
"Seluruh Banom dan Lembaga NU khususnya Wilayah Sumatera Selatan Siap mendukung penuh TNI – Polri untuk menindak tegas pemecah belah bangsa," tegas Staf khusus gubernur Sumsel bidang hubungan antar agama ini.
Dia juga mengajak semua elemen bangsa, terutama masyarakat jangan mudah terprovokasi terkait kondisi ini.
“Kita terapkan Islam santun, damai dan dalam bingkai NKRI,”ujar Ketua PWNU Sumsel KH Amiruddin Nahrawi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?
-
Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok
-
Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo