SuaraSumsel.id - Kecelakaan dialami 33 personil Brimob Polda Sumaterra Selatan di Bus Muara Emat, Kabupaten Kerinci di RSUD Mayjen H A Thalib, Kerinci, Provinsi Jambi, Rabu (16/12/2020) lalu.
Kekinian, masih ada empat personil yang masih menjalani perawatan.
Wakapolda Jambi, Brigjen Pol Yudawan menjenguk personil yang masih dirawat di rumah sakit.
"Dari 33 personil Brimob Polda Sumsel yang mengalami kecelakaan bus terbalik tersebut dalam kondisi baik namun ada empat diantaranya mereka mendapatkan perawatan yang intensif dan satu diantaranya masih di ruangan ICU karena patah tulang rusuknya," kata Yudawan, di Jambi, Kamis.
Wakapolda datang ke Kerinci menggunakan helikopter bersama Kabid Dokes Polda Jambi, AKBP Yandiko dan Kabid Dokse Polda Sumsel Kombes Pol Samsul Bahar di bandara Sultan Thaha Jambi.
Secara umum kondisi ke-33 personil Brimob tersebut dan seorang sopir dan karnet bus dalam keadaan baik setelah mereka mendapatkan perawatan dari pihak Pemerintah Kabupaten Kerinci di rumah sakit setempat.
"Kita ke Kerinci untuk melihat langsung perkembangan kondisi teman-teman kita personil Brimob Polda Sumsel yang BKO ke Polda Jambi beberapa waktu lalu untuk pengamanan Pilkada serentak di Kabupaten Kerinci," kata Brigjen Pol Yudawan.
Dirinya menegaskan seluruh korban dan dua kru tersebut mendapatkan penanganan yang maksimal dan optimal dari rumah sakit tersebut, serta segala peralatan dan obat-obat yang ada semuanya dikerahkan untuk membantu tindakan pertama.
"Ada empat anggota Brimob yang perlu mendapatkan penanganan yang lebih dalam lagi, yaitu pertama karena dia ada luka atau ditulang rusuk, ada yang di tangan dan ada di bagian mata serta ada satu di tulang rangka," kata Brigjen Pol Yudawan.
Baca Juga: Sampai Baku Hantam, Duel Emak-emak dengan Tetangga Gegara Pot Bunga Hilang
Dari keempat orang anggota Brimob yang mendapat penanganan intensif tersebut ada satu diantaranya ada yang masih dirawat di ruang ICU, namun kondisinya stabil.
Diperkirakan oleh dokter, untuk dua atau tiga hari ke depan sekitar 50 sampai 60 persen sudah bisa keluar dari rumah sakit dan selebihnya bertahap.
Wakapolda Jambi yang mewakili Kapolda Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo itu berpesan kepada seluruh keluarga anggota di Brimob Polda Sumsel yang BKO di Polda Jambi, agar tidak panik karena para mereka kondisinya stabil dan mendapat perawatan maksimal.
Usai meninjau ke Kerinci, Wakapolda Jambi, Brigjen Pol Yudawan juga langsung melepas kepulangan anggota Brimob Polda Sumsel lainnya ke Palembang menggunakan penerbangan khusus pesawat Lion Air dari Bandara Sultan Thaha Jambi menuju bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.
Brigjen Pol Yudawan dalam melepas keberangkatan personil Brimob Polda Sumsel tersebut, juga mengucapkan terima kasih kepada personil Brimob asal Sumsel yang sudah membantu menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
(ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Rektor Diberhentikan, 9 Dosen Di-PTDH, Ada Apa di Universitas PGRI Palembang?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Sinergi di Apel Akbar Satlinmas Palembang
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel