SuaraSumsel.id - Proses pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Panungkal Abab Lematang Ilir (PALI) ricuh.
Di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1 Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi terjadi keributan akibat banyak warga yang ingin mencoblos.
Salah satu warga memaksa masuk TPS karena ingin mencoblos. Sementara yang bersangkutan tidak terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS tersebut.
Tindakan arogan warga tersebut mengancam keselamatan petugas serta membuat situasi memanas.
Padahal petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menganjurkan warga tersebut, yang berdomisili di wilayah TPS 1 boleh mencoblos di atas jam 12 siang.
Meski telah dianjurkan petugas KPPS, serta petugas pengamanan, warga bersikeras memaksa dan mengancam guna mengacaukan proses pemungutan suara di TPS itu.
Kekacuan terjadi di TPS hingga banyak warga yang mengamuk.
Setelah di mediasi oleh pihak kepolisian, warga tetap saja ngotot untuk mencoblos.
Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, kepolisian dan Gakumdu akhirnya mengamankan warga itu, dan proses pemungutan suara kembali berjalan normal.
Baca Juga: Saat Dangdut Kian Digandrungi, Dari Anak-Anak Hingga ke Kampung
Situasi demikian ialah simulasi pemungutan dan penghitungan suara yang sengaja digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten PALI pada Sabtu (21/11/2020) di lapangan Ampera, Kecamatan Talang Ubi.
Ketua KPU PALI Sunario SE mengatakan simulasi dilakukan dalam rangka antisipasi dini segala kemungkinan bencana non alam termasuk mengidentifikasi potensi masalah yang bakal muncul dalam langkah penyelesaiannya.
“Proses simulasi ini akan diterapkan pada proses pemilihan di hari H nanti, yakni hari Rabu tanggal 9 Desember 2020,” terang Sunario kepada Sumselupdate (jaringannya Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi