SuaraSumsel.id - Situasi pandemi virus Corona atau Covid 19 mengingatkan semua pihak akan pentingnya merawat bumi. Meski pandemi ini pun menyebabkan terjadinya pembatas aktivitas manusia yang berimbas penurunan emisi gas pada bumi.
Meski demikian, semangat merawat bumi tidak sirna meski saat pandemi.
Menghidupkan kawasan hutan guna menciptakan keberagaman hayati dapat dicontoh dari kegiatan ini.
Institut Agroekologi Indonesia (INAgri) menyambut baik insiatif pengembangan hutan edukasi yang dilakukan PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field.
Baca Juga: Cabup Ilyas Panji-Endang Ditetapkan Kembali Peserta Pilkada Ogan Ilir
Perusahaan migas ini mencanangkan pembuatan hutan pelangi di wilayah kerja perusahaan. Penamaan hutan pelangi sebenarnya merujuk pada penanaman spesies flora leda dengan nama latin Eucalyptus Deglupta atau populer disebut Eukaliptus Pelangi.
Pemilihan spesies Eucalyptus deglupta juga dianggap menarik. Selain nilai eksotisnya, spesies ini juga rentan terancam punah.
Habitat aslinya hanya ada di tiga negara, Indonesia, Filipina (Pulau Mindanao), dan Papua Nugini, dan belum banyak dikembangkan baik bagi tanaman kehutanan maupun konservasi.
Tak heran bila Uni Internasional untuk Konservasi Alam atau International Union for Conservation of Nature (IUCN) mengkategorikannya sebagai spesies yang rentan punah (vulnerable).
“Terpenting adalah bagaimana program konservasi keanekaragaman hayati diiringi dengan langkah-langkah pengelolaan. Baik pengelolaan kawasan, pengelolaan pengetahuan, maupun pengelolaan produk yang dihasilkan agar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi alam dan manusia,” tutur Syamsul belum lama ini kepada Suarasumsel.id.
Baca Juga: Saling Hantam Dua Kendaraan, Bripka Bobbi Tewas di Lokasi Kejadian
Jenis Eukaliptus memiliki potensi minyak atsari, yang sejumlah riset menyebutkan jika minyak atsiri dari tanaman ini memiliki kemampuan mencegah penularan covid-19 yang saat ini kita hadapi bersama.
Berita Terkait
-
UMK Academy Berikan Begitu Banyak Manfaat Bagi UMKM, Termasuk Kirim Produk Go Global!
-
Penurunan Harga BBM: Strategi Pertamina atau Sekadar Pengalihan Isu?
-
Produk UMKM Bisa Go Global Lewat Pertamina UMK Academy
-
Pertamina Siapkan Pembayaran Zakat Bersama Baznas
-
CEK FAKTA: Pertamina Kasih Kompensasi Rp1,5 Juta untuk Korban Pertamax Oplosan
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Darma Agung Club 41 Palembang Beroperasi Diam-Diam Meski Resmi Ditutup?
-
Herman Deru Pulang Kampung, Halal Bihalal di OKU Timur Penuh Keakraban
-
Pasca Penusukan Sadis, Izin Operasional DA Club 41 Palembang Dipertanyakan
-
Detik-Detik Kecelakaan Maut di Lahat: Satu Keluarga Tewas Saat Hendak Silaturahmi
-
Lebaran Berkah Bersama Bank Sumsel Babel: Mudik Gratis, Zakat Digital, dan Dana Tunai Siap