SuaraSumsel.id - Mantan juru bicara Gugus Tugas Covid 19 di Sumatera Selatan, sekaligus ahli mikrobiologi, Prof Yuwono menyarankan agar Gubernur Sumsel, Herman Deru bisa mengejar target melakukan tes virus covid 19 pada 1.000 orang/hari.
Hal ini dilakukan guna pengejar target 1 persen dari jumlah penduduk selama dua bulan ke depan.
Pencapaian target ini akan semakin mudah menekan angka penyebaran di tengah masyarakat Sumatera Selatan, tentu dengan dukungan tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Target 1 persen pemeriksaan PCR dari jumlah penduduk Sumsel 8,6 juta jiwa, maka kita akan mendapatkan kelompok suspek dan kontak erat yang akan habis diperiksa dalam setiap hari,” ujarnya ditulis di media sosial milik Prof Yuwono, Minggu (4/10/2020)
Dengan rerata pertambahan kasus 31 orang per hari maka di Sumsel akan ada kemungkinan suspek dan kontak erta paling banyak 150 orang.
“Dengan demikian penambahan ini akan bisa ditekan. Tinggal bagaimana rumah sakit fokus merawat yang sakit agar lekas sembuh dan menekan angka kematian,” terang Yu.
Ia pun memastikan jika penyebaran virus covid 19 di Sumsel sudah stagnan di area redah. Meski demikian, ia juga mengingatkan masyarakat jangan sampai ceroboh dengan terus melakukan kegiatan isolasi bagi yang terpapar namun tanpa gejala, melaksanakan 3M yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air.
“Masyarakat Sumsel harus tetap sehat, tidak lemas, jangan sampai hilang nafsu makan. Jika berkumpul, tetap menjaga posisi aman baik bagi diri sendiri dan orang lain,” tutup ia.
Baca Juga: Potensi Ekonomi dan Pekerjaan, IMK Sumsel Perlu Dikembangkan
Berita Terkait
-
Ada-Ada Saja, PNS Kemenag Palembang Pakai Sabu Biar Lancar Kasih Bimbingan
-
Aliansi BEM Se-Sumsel Sesalkan Kesepakatan RUU Omnibus Law, Ini Tuntutannya
-
Kawasan Pasar Bawah di Lahat Dilahap Api, 81 Rumah Jadi Korban
-
Apa Benar Punk Identik dengan Kriminalitas? Bisa Jadi Hanya Stigma
-
Mau Tampil Asyik Saat Zoom, Ini 4 Situs Gratis Backgroundnya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Waktu Imsak Palembang 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa
-
Baru 3 Hari Lahir, Bayi Ini Diduga Ditawarkan Rp52 Juta di Palembang
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Terdakwa Korupsi Alex Noerdin Jalani Perawatan Intensif
-
Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel, Solusi Keuangan Terencana dengan Peluang Raih Toyota Rush
-
Kembalikan Kerugian Negara Rp750 Juta, Harnojoyo Hanya Dituntut 3,5 Tahun