SuaraSumsel.id - Ada-ada saja alasan yang diutarakan, J, 45 tahun, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Palembang, Sumatera Selatan ini.
Saat diperiksa penyidik Polsek Ilir Timur I Palembang, Minggu (4/10/2020), akibat kedapatan menggunakan narkoba jenis sabu, ia berasalan mengkonsumsi sabu agar makin percaya diri dan lancar memberikan bimbingan kepada calon pengantin.
Tertangkapnya oknum pegawai Kemenag Palembang ini dibenarkan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sumsel, Mukhlisuddin, Senin (5/10/2020).
Ia pun menyesalkan adanya oknum pegawai di lingkungan yang ia pimpin yang terlibat penyalahgunaan narkoba jenis sabu. “Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Oknum pegawai tersebut bekerja di Kemenang kota Palembang dengan jabatan sebagai pengelola urusan agama Islam, yakni adminitrasi wakaf.
“Jadi tidak benar jika yang bersangkutan beralasan untuk membantu tugas melaksanakan bimbingan (penasehat) calon pengantin. Karena tupoksi pekerjaannya bukan hal tersebut,” terang Muklisuddin
Diterangkan dia, tugas bimbungan kepada calon pengantin hanya diberikan kepada penghulu yang ditunjuk berdasarkan jadwal penugasan.
“Sehingga, kami tidak mentolerir pelanggaran disiplin seperti ini. Kami akan segera membuat laporan ke Menteri Agama terkait statusnya sebagai PNS. Sedangkan kasus hukumnya, sepenuhnya kami serahkan kepada pihak berwenang,” tegas Mukhlisuddin.
Ia pun menyampaikan jika tertangkapnya oknum pegawai juga menjadi pelajaran bagi Kemenag Sumsel guna meningkatkan lagi penyuluhan akan bahaya narkoba.
Baca Juga: Camat Sidak Basecamp, 13 TKA Cina di Muaraenim Tak Pegang Surat Izin
“Saya ingatkan, jangan sekali-kali terlibat penyalahgunaan narkoba, karena tidak akan ada ampun. Berani berbuat berani bertanggung jawab. Saya berharap ini yang terakhir di Kemenag Sumsel,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak
-
Loyalitas Berbuah Hadiah, Bank Sumsel Babel Manggar Umumkan Pemenang Utama Pesirah
-
BRI Perkuat Ekosistem Pertanian, 25 Mesin Pipil Jagung Disalurkan ke Gapoktan Sumsel
-
Dividen Rp52,1 Triliun Disetujui, BRI Optimalkan Kinerja dan Kepercayaan Investor