- PTBA menyalurkan 1.250 box susu melalui program TJSL kepada 26 anak stunting di Muara Enim pada 30 Oktober 2026.
- Bantuan gizi tersebut diserahkan kepada UPT Puskesmas Tanjung Enim untuk didistribusikan secara berkala selama enam bulan masa pendampingan.
- Program ini bertujuan mendukung percepatan penanganan stunting serta meningkatkan kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
SuaraSumsel.id - Sebanyak 26 anak yang mengalami stunting di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, mendapatkan bantuan pemenuhan gizi dari PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA). Perusahaan menyalurkan 1.250 box susu untuk mendukung kebutuhan nutrisi dan tumbuh kembang anak-anak tersebut.
Bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) itu diserahkan oleh Community Engagement Section Head PTBA, Junardi, kepada UPT Puskesmas Tanjung Enim pada 30 Oktober 2026. Selanjutnya, susu akan didistribusikan kepada anak-anak penerima manfaat.
Setiap anak dijadwalkan menerima delapan box susu per bulan selama enam bulan. Pola pemberian secara berkala ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak selama masa pendampingan.
Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, terutama di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Baca Juga:Warisan Tambang Ombilin Tak Hanya Dijaga, PTBA Dorong Ekonomi Warga Sawahlunto
"PTBA tidak hanya berfokus pada pencapaian kinerja bisnis, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui program bantuan susu ini, kami berharap dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekaligus berkontribusi dalam upaya percepatan penanganan stunting, khususnya di wilayah Lawang Kidul," ujar Eko.
PTBA Dorong Pemenuhan Gizi Anak di Lawang Kidul
Menurut Eko, peningkatan kualitas kesehatan anak merupakan investasi penting bagi masa depan. Karena itu, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar upaya pemenuhan gizi dan peningkatan kesehatan anak dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan maupun penanganan stunting.
Dalam program ini, UPT Puskesmas Tanjung Enim menjadi pihak yang menerima bantuan sekaligus menyalurkannya kepada anak-anak yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.
Baca Juga:PTBA Raih Penghargaan Kementerian ESDM atas Kepatuhan Pembayaran PNBP
PTBA berharap bantuan susu tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak selama periode pemberian bantuan.
"Harapan kami, bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak penerima dan mendukung terciptanya generasi yang lebih sehat, cerdas, serta berkualitas. PTBA akan terus berupaya menjalankan program TJSL yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat," kata Eko.
Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan PTBA dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Muara Enim. Melalui program TJSL, perusahaan berupaya menghadirkan manfaat sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.