- PT Huadian Bukit Asam Power meraih dua penghargaan internasional pada Asian Power Awards 2026 di Kuala Lumpur tanggal 15 Oktober 2026.
- Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan inovasi sistem kontrol peralatan bantu dalam meningkatkan efisiensi operasional PLTU Sumsel-8.
- Pencapaian ini diapresiasi oleh PT Bukit Asam Tbk guna memperkuat keandalan pasokan listrik dan ketahanan energi nasional.
SuaraSumsel.id - PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP), pengelola PLTU Sumsel-8, meraih dua penghargaan dalam ajang Asian Power Awards 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 15 Oktober 2026. Capaian ini mengapresiasi inovasi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional dan menjaga keandalan pembangkit listrik.
Dua penghargaan yang diraih HBAP yakni Bronze Award for Operational Efficiency Initiative of the Year dan Power Plant Upgrade of the Year – Indonesia. PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan MIND ID, turut mengapresiasi pencapaian perusahaan tersebut.
Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, mengatakan penghargaan ini mencerminkan upaya HBAP dalam mengembangkan inovasi dan melakukan perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja operasional pembangkit.
“Kami mengapresiasi pencapaian HBAP yang berhasil meraih dua penghargaan di Asian Power Awards 2026. Prestasi ini menunjukkan bahwa inovasi dan perbaikan berkelanjutan merupakan faktor penting dalam meningkatkan efisiensi serta menjaga keandalan pembangkit,” ujar Eko.
Baca Juga:PTBA dan UGM Uji Pupuk Kalium Humat dari Batu Bara untuk Tingkatkan Hasil Panen
Inovasi Kontrol Peralatan Bantu Tingkatkan Efisiensi PLTU
Dua penghargaan tersebut diberikan atas inovasi bertajuk Transforming Low Load Operation Challenges Through Innovative Auxiliary System Control.
Inovasi ini berfokus pada optimalisasi sistem kontrol peralatan bantu pembangkit ketika PLTU beroperasi pada kondisi beban rendah. Pendekatan tersebut dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi operasional tanpa mengabaikan keandalan pembangkit.
Optimalisasi pada kondisi beban rendah menjadi bagian dari upaya meningkatkan kinerja operasional. Melalui pengembangan sistem kontrol, HBAP berupaya menjawab tantangan teknis pembangkit sekaligus mendorong proses operasi yang lebih efisien.
Site General Manager HBAP, Gusti Anggara, menyebut penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras tim dalam mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan operasional.
Baca Juga:Tiga Mahasiswa Lulus Kuliah Berkat BIDIKSIBA PTBA, dari Tanjung Enim hingga Lahat
“Penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi dan inovasi seluruh tim HBAP. Kami terus berupaya mengoptimalkan kinerja pembangkit melalui pengembangan teknologi dan perbaikan berkelanjutan agar operasional semakin efisien dan andal,” kata Gusti.
Perkuat Keandalan Pasokan Listrik
Bagi PTBA, pencapaian HBAP menjadi bagian dari upaya mendorong inovasi di sektor energi. Peningkatan efisiensi dan keandalan pembangkit dinilai penting untuk mendukung keberlangsungan pasokan listrik.
Kolaborasi PTBA dan HBAP diharapkan dapat memperkuat pengembangan praktik operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi kedua perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Ke depan, PTBA bersama HBAP berkomitmen melanjutkan kolaborasi dan inovasi untuk meningkatkan kualitas operasional pembangkit, sekaligus memperkuat peran sektor energi dalam memenuhi kebutuhan listrik.