13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Koalisi Pers Sumsel desak Kapolda dicopot karena kasus pengeroyokan dua jurnalis tak kunjung tuntas dalam 13 hari, serta minta polisi ungkap aktor intelektualnya.

Tasmalinda
Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB
13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot
Koalisi Pers Sumsel menggelar aksi damai di depan Mapolda Sumsel, Kamis (15/10/2026), menyusul pengeroyokan dua wartawan. 13 hari kasus pengeroyokan jurnalis Palembang belum tuntas, Koalisi Pers desak Kapolda dicopot [shabit/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Koalisi Pers Sumsel mendesak pencopotan Kapolda Sumsel karena belum menuntaskan kasus pengeroyokan dua jurnalis pada 13 Oktober 2026.
  • Koalisi telah mengadu ke berbagai lembaga dan meminta polisi segera mengungkap aktor intelektual serta seluruh pelaku lapangan yang terlibat.
  • Polisi baru menahan tiga orang terkait insiden pengeroyokan tersebut dan menyatakan proses penyidikan masih terus berjalan.

Kasus ini bermula dari pengeroyokan terhadap dua jurnalis, Rahmat, jurnalis Tribun Sumsel–Sriwijaya Post, dan Mulyadi, jurnalis PalTV. Keduanya mengalami kekerasan saat meliput aksi demonstrasi yang berujung ricuh di depan Mapolda Sumsel pada Selasa (13/10/2026).

Dalam insiden tersebut, keduanya diduga dikeroyok oleh massa berpakaian hitam ketika menjalankan tugas jurnalistik. Peristiwa itu memicu desakan dari kalangan pers agar kepolisian mengusut kasus secara menyeluruh dan menjamin perlindungan bagi jurnalis.

Berdasarkan keterangan dalam rilis Koalisi Pers Sumsel, polisi telah menahan tiga orang terkait perkara tersebut. Namun, hingga Senin (26/10/2026), belum ada penambahan tersangka yang diumumkan.

Sebelumnya, Kapolda Sumsel menyatakan penyidikan masih berjalan dan jumlah pihak yang diproses berpotensi bertambah. Polisi juga disebut akan memeriksa sejumlah orang yang berada di lokasi kejadian, termasuk pimpinan organisasi kemasyarakatan yang terkait dengan insiden tersebut.

Baca Juga:Butuh Lapor Polisi di Sumsel? Ini Nomor WhatsApp Kapolda dan 18 Kapolres

Kapolda Sumsel turut menyampaikan bahwa Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) telah dimintai keterangan oleh penyidik. “Sudah kita periksa,” ujarnya.

Pengusutan Kasus Jadi Ujian Perlindungan terhadap Jurnalis

Koalisi Pers Sumsel meminta penyidik segera memberikan perkembangan penanganan perkara kepada publik. Pengungkapan kasus dinilai penting untuk memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab diproses berdasarkan hukum.

Di sisi lain, perkembangan penyidikan dan penetapan tersangka merupakan kewenangan kepolisian yang harus didasarkan pada alat bukti. Karena itu, desakan

Baca Juga:Dua Tersangka Pengeroyokan Wartawan di Mapolda Sumsel, Ini Dugaan Peran Masing-masing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak