Baca 10 detik
- Pemerintah Sumatera Selatan dan Pelindo membahas percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat di Jakarta pada Jumat, 12 Juni 2026.
- Proyek ini bertujuan menjadi gerbang ekspor baru guna memangkas biaya logistik serta meningkatkan daya saing komoditas Sumatera Selatan.
- Pembangunan pelabuhan memerlukan kesiapan infrastruktur pendukung, seperti akses jalan tol dan ekosistem logistik, agar operasional dapat berjalan optimal.
Kini, setelah kembali dibahas bersama Pelindo dan pemerintah pusat, harapan itu kembali menguat. Namun masyarakat tampaknya tidak lagi hanya menunggu kabar rapat dan pertemuan. Yang mereka nantikan adalah kepastian kapan alat berat mulai bekerja, jalan akses mulai dibangun, dan Pelabuhan Tanjung Carat benar-benar berdiri sebagai gerbang ekspor baru Sumatera Selatan.
Sebab bagi banyak warga Sumsel, Tanjung Carat bukan sekadar proyek pembangunan. Ia adalah simbol harapan bahwa provinsi yang kaya sumber daya ini suatu hari nanti mampu menjadi pemain utama dalam jaringan logistik dan perdagangan nasional maupun internasional.