- Ayu Puspita Sari ditemukan tewas di Sungai Enim, Muara Enim, setelah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
- M Ari Pratama membunuh mantan kekasihnya di penginapan karena emosi terkait permintaan ponsel saat sedang bertengkar.
- Pelaku membakar dan membuang jasad korban ke sungai untuk menghilangkan jejak sebelum ditangkap polisi dalam 24 jam.
Polisi menyebut tindakan itu terjadi di dalam kamar penginapan. Setelah memastikan korban tidak lagi bernapas, pelaku meninggalkan lokasi dan mengunci kamar dari luar sebelum pulang ke rumahnya.
Fakta ini menjadi salah satu bagian yang paling menyita perhatian publik karena peristiwa pembunuhan terjadi di dalam penginapan sebelum akhirnya berkembang menjadi kasus pembakaran jasad.
Jasad Dibakar untuk Menghilangkan Jejak
Fakta terbaru yang diungkap polisi menunjukkan bahwa pelaku tidak langsung membuang jasad korban.
Baca Juga:Panduan Lengkap Bank Sumsel Babel 2026: Tabungan, BSB Mobile, KPR, KUR, dan Layanan Digital
Keesokan harinya, pelaku kembali ke penginapan sekitar pukul 03.00 WIB untuk menghilangkan jejak. Jasad korban dibungkus menggunakan seprai, dimasukkan ke dalam ember besar, lalu diangkut menggunakan mobil menuju kawasan Jembatan Enim III.
Dalam perjalanan, pelaku sempat membeli bahan bakar jenis Pertalite.
Setibanya di lokasi, pelaku menumpuk kayu di atas tubuh korban, menyiramkan bahan bakar, lalu membakarnya di tepi Sungai Enim sebelum membuang sisa jasad ke aliran sungai.
Kasus ini berhasil diungkap dalam waktu singkat setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, dan menelusuri aktivitas terakhir korban sebelum dinyatakan hilang.
Tim Satreskrim Polres Muara Enim akhirnya menangkap pelaku di wilayah Muara Enim tanpa perlawanan. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk mobil yang digunakan mengangkut jasad korban, telepon seluler, bukti pembayaran penginapan, hingga sisa material pembakaran.
Baca Juga:Simulasi Cicilan KPR Bank Sumsel Babel 2026: Cara Punya Rumah di Palembang dengan Angsuran Ringan
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra menyebut kasus tersebut sebagai kejahatan yang sangat keji karena pelaku tidak hanya menghilangkan nyawa korban, tetapi juga berusaha menghapus jejak dengan membakar jasadnya.
Kasus yang Mengguncang Muara Enim
Rangkaian peristiwa mulai dari laporan orang hilang, penemuan jasad terbakar, hingga terungkapnya pelaku yang merupakan mantan kekasih korban membuat kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat.
Kasus tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi salah satu peristiwa kriminal yang paling banyak dicari publik Sumatera Selatan dalam beberapa hari terakhir.