- Kebakaran terjadi di restoran Gyu-Kaku, Palembang Indah Mall, pada Sabtu petang, 30 Mei 2026 akibat cerobong dapur.
- Pengunjung pusat perbelanjaan segera dievakuasi setelah api memicu kepulan asap pekat hingga memenuhi area koridor mal.
- Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api dan satu orang keamanan harus dilarikan ke rumah sakit karena sesak.
SuaraSumsel.id - Suasana akhir pekan di Palembang Indah Mall (PIM) mendadak berubah mencekam ketika kepulan asap tebal muncul dari salah satu restoran ternama, Gyu-Kaku, Sabtu (30/5/2026) petang.
Asap yang terus membesar membuat pengunjung panik dan berhamburan keluar gedung. Dalam hitungan menit, koridor pusat perbelanjaan yang biasanya dipenuhi pengunjung berubah menjadi jalur evakuasi darurat.
Berikut fakta terbaru yang terungkap dari insiden kebakaran yang sempat menghebohkan warga Palembang tersebut.
Diduga Berawal dari Cerobong Dapur
Baca Juga:5 Pertanyaan yang Wajib Ditanyakan saat Survei SD Swasta di Palembang, Jangan Hanya Lihat Gedungnya
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi, sumber api diduga berasal dari jalur cerobong pembuangan atau ventilasi dapur restoran.
Seorang karyawan mengaku pertama kali melihat kepulan asap keluar dari area ventilasi sebelum muncul percikan api dari cerobong pembakaran yang berada di sekitar dapur dan gudang restoran.
Temuan awal tersebut kini masih didalami aparat kepolisian untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Kepulan Asap Bikin Pengunjung Panik
Saat asap mulai menyebar ke area dalam mal, suasana panik tidak bisa dihindari. Banyak pengunjung yang sedang makan, berbelanja, maupun menghabiskan waktu akhir pekan langsung bergegas menuju pintu keluar setelah melihat asap memenuhi koridor pusat perbelanjaan.
Baca Juga:Ngobrol Santai saat Idul Adha Berujung Berdarah, Pria di Palembang Ditusuk Tiba-tiba
Beberapa video yang beredar di media sosial memperlihatkan pengunjung berlarian sambil berusaha keluar dari area gedung.
Mengetahui adanya kebakaran, karyawan restoran bersama petugas keamanan mall langsung berusaha melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Namun api yang terus membesar dan asap yang semakin pekat membuat upaya pemadaman awal tidak berjalan maksimal.
Pihak pengelola kemudian mengambil langkah cepat dengan melakukan evakuasi pengunjung dan mematikan aliran listrik di sejumlah area untuk mencegah api meluas.
Sekitar pukul 18.30 WIB, sejumlah unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman.
Petugas berjibaku menjinakkan api yang berasal dari area restoran hingga akhirnya situasi berhasil dikendalikan sebelum merambat ke tenant lain di dalam pusat perbelanjaan.