- Umat Muslim dianjurkan menjalankan puasa sunnah pada 1 hingga 9 Dzulhijjah 1447 H menjelang Hari Raya Idul Adha.
- Niat puasa sunnah dapat dibaca sejak malam hari hingga sebelum fajar dengan lafal yang telah ditentukan ulama.
- Ibadah ini bersifat fleksibel sesuai kemampuan masing-masing individu, terutama pada pelaksanaan puasa Tarwiyah serta puasa Arafah.
SuaraSumsel.id - Menjelang datangnya bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah, banyak umat Muslim mulai mencari bacaan niat puasa Dzulhijjah lengkap Arab dan latin. Puasa sunnah ini menjadi salah satu amalan yang dianjurkan sebelum Hari Raya Idul Adha karena memiliki banyak keutamaan.
Pencarian terkait “niat puasa Dzulhijjah 2026” biasanya meningkat menjelang awal bulan Dzulhijjah. Banyak umat Islam ingin mempersiapkan ibadah puasa sejak malam hari agar tidak lupa membaca niat sebelum fajar.
Puasa Dzulhijjah sendiri dapat dilakukan sejak tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah. Di dalamnya terdapat puasa Tarwiyah dan puasa Arafah yang dikenal memiliki pahala besar.
Niat Puasa Dzulhijjah 2026
Baca Juga:Jangan Lupa Doa Ini Saat Buka Puasa Arafah, Keutamaannya Dahsyat
Tulisan Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِي الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala.”
Niat puasa Dzulhijjah dapat dibaca mulai malam hari hingga sebelum terbit fajar. Karena termasuk puasa sunnah, sebagian ulama juga membolehkan niat dilakukan pada pagi hari selama belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa.
Namun banyak umat Muslim memilih membaca niat sejak malam agar lebih siap menjalankan ibadah puasa keesokan harinya.
Baca Juga:Niat Puasa Arafah Malam Ini dan Keutamaannya Sesuai Hadis Rasulullah
Puasa sunnah Dzulhijjah biasanya dilakukan pada:
- 1–7 Dzulhijjah: Puasa Dzulhijjah
- 8 Dzulhijjah: Puasa Tarwiyah
- 9 Dzulhijjah: Puasa Arafah
- Sementara 10 Dzulhijjah merupakan Hari Raya Idul Adha dan umat Muslim dilarang berpuasa pada hari tersebut.
Keutamaan Puasa Dzulhijjah
Puasa pada 10 hari pertama Dzulhijjah termasuk amalan yang sangat dianjurkan. Banyak ulama menyebut hari-hari tersebut sebagai waktu istimewa untuk memperbanyak ibadah.
Selain puasa, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak zikir, sedekah, membaca Al-Qur’an, dan doa.
Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah bahkan dipercaya memiliki keutamaan besar bagi umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Apakah Harus Puasa 9 Hari Penuh?