7 Fakta Midang Morge Siwe, Tradisi Lebaran di Kayuagung yang Ramai Diserbu Wisatawan

Midang Morge Siwe di Kayuagung jadi tradisi Lebaran unik yang menarik wisatawan dan mendorong ekonomi kreatif. Ini 7 fakta menariknya.

Tasmalinda
Kamis, 26 Maret 2026 | 19:07 WIB
7 Fakta Midang Morge Siwe, Tradisi Lebaran di Kayuagung yang Ramai Diserbu Wisatawan
tradisi Midang Morge Siwe di Ogan Komering Ilir (OKI)
Baca 10 detik
  • Midang Morge Siwe merupakan arak-arakan simbol persatuan sembilan marga asli Kayuagung, OKI, Sumatera Selatan.
  • Tradisi ini dilaksanakan rutin pada hari ketiga dan keempat Idul Fitri dengan busana adat perkawinan.
  • Arak-arakan ini kini berpotensi besar menjadi daya tarik wisata nasional sekaligus penggerak ekonomi kreatif lokal.

SuaraSumsel.id - Lebaran di Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, selalu punya warna berbeda. Bukan hanya soal silaturahmi, tetapi juga tradisi budaya yang terus hidup dan berkembang.

Salah satunya adalah Midang Morge Siwe, arak-arakan adat yang tak hanya menyedot perhatian warga, tetapi juga mulai dilirik sebagai daya tarik wisata dan penggerak ekonomi kreatif.

Berikut 7 fakta menarik Midang Morge Siwe yang membuatnya layak masuk agenda wisata Lebaran:

1. Tradisi Arak-Arakan Khas Kayuagung

Baca Juga:Halal Bihalal Bank Sumsel Babel 2026: Perkuat Sinergi dan Bangun Budaya Kerja Positif

Midang berarti berjalan atau berarak-arakan, sementara Morge Siwe merujuk pada sembilan marga asli di Kayuagung. Tradisi ini menjadi simbol persatuan masyarakat.

2. Digelar Khusus Saat Lebaran

Midang Morge Siwe biasanya dilaksanakan pada hari ketiga dan keempat Idul Fitri, atau dikenal dengan istilah Midang Bebuke.

Momentum ini membuat suasana Lebaran terasa lebih meriah dan penuh makna.

3. Tampilkan Busana Adat Perkawinan

Baca Juga:WFH Demi Hemat BBM, Gubernur Herman Deru Siapkan Langkah Ini di Sumsel

Peserta midang, terutama pemuda-pemudi, mengenakan pakaian adat perkawinan khas Kayuagung yang disebut Mabang Handak.

Ini menjadi daya tarik visual yang kuat bagi wisatawan.

4. Diiringi Musik Tradisional Tanjidor

Arak-arakan berlangsung meriah dengan iringan musik tradisional seperti tanjidor, menambah nuansa khas dan autentik budaya lokal.

5. Dipadati Warga dan Perantau

Tradisi ini menjadi momen nostalgia, terutama bagi warga Kayuagung yang merantau. Banyak yang pulang kampung khusus untuk menyaksikan Midang Morge Siwe.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak