- Video warga Sumatera Selatan terlantar di Kamboja viral, memohon bantuan pemulangan kepada Gubernur Herman Deru.
- Para pria tersebut mengaku telah "dijual" setelah berangkat karena menerima tawaran pekerjaan yang tidak sesuai kenyataan.
- Pemerintah Sumsel dan kepolisian segera melakukan verifikasi dan pelacakan untuk menindaklanjuti permohonan bantuan ini.
5. Herman Deru Pastikan Verifikasi
Menanggapi video viral itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menyatakan pihaknya tengah melakukan verifikasi dan koordinasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Ia menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam jika terbukti mereka memang warga Sumsel yang membutuhkan bantuan.
6. Polisi Lakukan Pelacakan
Baca Juga:Video 15 Warga Sumsel di Kamboja Mengaku Dijual, Minta Dipulangkan ke Palembang
Aparat kepolisian disebut tengah melakukan pelacakan untuk memastikan identitas dan lokasi para pria dalam video tersebut.
Langkah ini penting agar tindakan yang diambil tepat sasaran dan berdasarkan data yang valid.
7. Tidak Ada Kerja Sama Resmi Pengiriman Tenaga Kerja
Pemerintah daerah kembali mengingatkan bahwa Indonesia tidak memiliki kerja sama resmi dengan Kamboja terkait pengiriman tenaga kerja.
Masyarakat diminta waspada terhadap tawaran kerja luar negeri yang tidak melalui jalur resmi.
Baca Juga:Dividen Bank Sumsel Babel 2025 Rp302,9 Miliar, Disahkan dalam RUPS Tahunan
Kasus ini kembali menjadi peringatan serius bagi warga agar berhati-hati terhadap iming-iming pekerjaan di luar negeri. Publik kini menunggu langkah lanjutan pemerintah terkait nasib warga yang mengaku terlantar tersebut.