- Tradisi berburu takjil di Palembang adalah budaya Ramadan yang menarik banyak warga menjelang azan Magrib.
- Tujuh lokasi bazar takjil ramai di Palembang mencakup area ikonik seperti Masjid Agung dan Jembatan Ampera.
- Aktivitas ini turut menghidupkan ekonomi rakyat serta menjadi momen sosial bagi berbagai kalangan masyarakat Palembang.
SuaraSumsel.id - Menjelang azan Magrib, suasana Palembang berubah drastis. Jalanan padat, aroma gorengan menguar, pedagang es buah dan kolak berjajar, sementara pemburu takjil rela antre panjang demi menu favoritnya.
Tradisi berburu takjil bukan sekadar membeli makanan pembuka puasa. Di Palembang, ini sudah menjadi budaya Ramadan yang selalu dinanti.
Berikut 7 lokasi bazar takjil paling ramai dan legendaris di Palembang yang hampir selalu dipadati warga setiap sore:
1. Kawasan Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I
Baca Juga:Cara Tukar Uang Baru 2026 di BI Sumsel Lewat PINTAR, Lengkap Jadwal dan Lokasi Palembang
Area sekitar masjid bersejarah ini selalu menjadi pusat keramaian saat Ramadan. Mulai dari pempek, model, tekwan, hingga es kacang merah tersedia lengkap. Suasana religius dan historis membuat tempat ini terasa spesial.
2. Jalan Kolonel Atmo
Lokasi ini dikenal sebagai salah satu sentra kuliner lama Palembang. Saat Ramadan, pedagang dadakan memenuhi sisi jalan dengan aneka gorengan, risol, pastel, dan es campur.
3. Kawasan Jembatan Ampera
Ikon Palembang ini tak pernah sepi, apalagi saat Ramadan. Pedagang takjil berjejer dengan latar Sungai Musi dan Ampera yang megah. Saking ramainya, arus lalu lintas kerap tersendat menjelang Magrib.
Baca Juga:Jelang Ramadan 2026, Kebutuhan Uang Tunai di Sumsel Diproyeksikan Tembus Rp 5,6 Triliun
4. Jalan Letkol Iskandar (Sekitar Pasar 16 Ilir)
Kawasan perdagangan ini berubah menjadi surga takjil setiap sore. Menu tradisional seperti kolak pisang, bubur sumsum, dan lakso selalu jadi incaran.
5. Jalan MP Mangkunegara
Selain jajanan tradisional, kawasan ini dipenuhi minuman kekinian, dimsum, hingga rice bowl. Anak muda banyak berburu takjil di sini.
6. Kawasan Benteng Kuto Besak
BKB menjadi titik favorit ngabuburit. Banyak keluarga duduk santai sambil menunggu azan Magrib, sementara pedagang takjil memenuhi area sekitarnya.
7. Jalan Angkatan 66
Lokasi ini dikenal sebagai surganya takjil murah meriah. Gorengan hangat dan aneka es menjadi primadona setiap tahun.
Kenapa Bazar Takjil Palembang Selalu Ramai?
Ramadan di Palembang bukan sekadar ibadah, tetapi juga momentum ekonomi rakyat. Pedagang musiman bermunculan, UMKM hidup, dan warga menikmati kebersamaan menjelang waktu berbuka.
Tradisi berburu takjil menjadi pengalaman sosial yang mempertemukan berbagai kalangan — dari pekerja kantoran, mahasiswa, hingga keluarga besar.
Namun warga diimbau tetap menjaga ketertiban lalu lintas dan kebersihan area bazar.