- Gangguan listrik PLN menghentikan total distribusi air bersih Perumda Tirta Musi di Palembang, berdampak pada ribuan rumah tangga.
- Dua unit pelayanan utama, Sako Kenten dan 3 Ilir, terdampak signifikan karena IPA tidak berfungsi optimal tanpa listrik stabil.
- Warga Palembang diimbau menyiapkan cadangan air bersih sejak dini untuk memenuhi kebutuhan harian domestik mereka.
SuaraSumsel.id - Gangguan listrik dari jaringan PLN membuat distribusi air bersih dari Perumda Tirta Musi di sejumlah wilayah Kota Palembang terhenti, sehingga mengganggu pasokan air ke ribuan rumah tangga. Kondisi ini membuat warga diminta menyiapkan cadangan air sejak dini untuk kebutuhan harian mereka.
Gangguan distribusi air terjadi setelah pasokan listrik ke instalasi pompa berhenti total, yang berimbas langsung pada operasi Instalasi Pengolahan Air (IPA). Tanpa listrik yang stabil, proses pengolahan dan distribusi air bersih tidak bisa berjalan, sehingga air yang biasanya mengalir ke konsumen menjadi terganggu.
Perumda Tirta Musi Palembang, sebagai penyedia layanan air bersih utama di kota ini, menyatakan bahwa gangguan tersebut berdampak pada dua unit pelayanan utama, yakni Unit Pelayanan Sako Kenten dan Unit Pelayanan 3 Ilir. Wilayah-wilayah yang selama ini menjadi sasaran layanan kedua unit ini kini mengalami berkurangnya aliran air bersih secara signifikan.
Warga di area terdampak mulai merasakan dampaknya. Tanpa adanya pasokan air otomatis dari jaringan PDAM, banyak keluarga terpaksa menggunakan cadangan air yang sudah mereka simpan sebelumnya. Beberapa warga mengaku sudah menyiapkan ember, jerigen, dan tangki cadangan sejak pagi untuk mencukupi kebutuhan mandi, mencuci, dan memasak.
Baca Juga:Mengulik Alasan PLN Masih Mengangkut Batu Bara Lewat Jalan Darat di Sumsel
Seorang ibu rumah tangga di kawasan 3 Ilir mengatakan bahwa ia sudah menampung air semalam sebelumnya setelah mendengar informasi gangguan dari tetangga. “Kalau sampai tidak ada air sampai sore, kami benar-benar harus hemat karena ini kan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya saat ditemui di rumahnya.
Gangguan ini menunjukkan betapa ketergantungan terhadap listrik berdampak langsung pada layanan publik lainnya, seperti penyediaan air bersih. Meski gangguan listrik bersifat sementara dan biasanya cepat diatasi oleh pihak PLN, dampaknya langsung terasa oleh warga yang bergantung pada layanan air bersih rutin.
Pihak Tirta Musi mengatakan akan terus berkoordinasi dengan PLN agar pasokan listrik kembali normal secepat mungkin sehingga distribusi air bisa pulih. Sementara itu, pelanggan diimbau untuk tetap bijak menggunakan air dan menyiapkan stok secukupnya hingga aliran air bersih kembali berjalan normal.
Warga yang terdampak turut diminta untuk selalu memperbarui informasi melalui kanal resmi Perumda Tirta Musi dan PLN Palembang terkait kondisi pasokan listrik dan distribusi air di wilayah masing-masing.
Baca Juga:OJK: Reputasi dan Tata Kelola Jadi Fondasi Bank Sumsel Babel