Mahasiswa Palembang Turun ke Jalan Besok, Ini 4 Tuntutan yang Dibawa ke DPRD Sumsel

Koordinator aksi, Adrian dari BEM STIHPADA, mengungkapkan bahwa massa yang hadir diperkirakan mencapai lebih 500 orang.

Tasmalinda
Minggu, 31 Agustus 2025 | 22:31 WIB
Mahasiswa Palembang Turun ke Jalan Besok, Ini 4 Tuntutan yang Dibawa ke DPRD Sumsel
kondisi kantor DPRD Sumsel usai dirusak oleh massa di Palembang, dini hari. Minggu (31/8/2025).

SuaraSumsel.id - Suasana politik dan sosial di Kota Palembang diperkirakan akan memanas pada Senin (1/9/2025). Ratusan mahasiswa dari 20 kampus dan organisasi se-Sumatera Selatan bersiap turun ke jalan untuk menggelar unjuk rasa besar-besaran di depan gedung DPRD Provinsi Sumsel.

Koordinator aksi, Adrian dari BEM STIHPADA, mengungkapkan bahwa massa yang hadir diperkirakan mencapai lebih 500 orang.

Tuntutan yang dibawa bukan sekadar isu lokal, melainkan isu nasional strategis yang belakangan ramai diperdebatkan:

  1. Desakan reformasi Polri agar lebih transparan dan akuntabel.
  2. Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset untuk menekan praktik korupsi.
  3. Penolakan terhadap RUU KUHAP yang dianggap bermasalah.
  4. Menolak kenaikan tunjangan DPR RI yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.

“Ini adalah suara bersama mahasiswa Sumsel untuk bangsa. Kami tidak akan tinggal diam melihat kebijakan yang menyimpang,” tegas Adrian.

Baca Juga:Malam Ini Logistik Demo Berdatangan ke DPRD Sumsel? Aksi Besar Mahasiswa Digelar Besok

Titik Kumpul dan Rute Pergerakan

Massa akan berkumpul di Taman Simpang 5 DPRD Sumsel sebelum bergerak menuju titik utama di depan gedung dewan.

Pergerakan mahasiswa dibagi dalam beberapa jalur, mulai dari arah Plaju, Bukit, Veteran, Merdeka, Radial, hingga Sukabangun. Skema ini dipilih agar konsolidasi lebih teratur dan terkoordinasi.

Aparat kepolisian bersama TNI sudah menyiapkan langkah pengamanan. Warga Palembang diimbau untuk:

  1. Menghindari ruas jalan menuju DPRD Sumsel pada jam aksi untuk menghindari kemacetan.
  2. Tetap tenang dan tidak terprovokasi isu liar atau hoaks di media sosial.
  3. Memantau informasi resmi dari aparat untuk menjaga keselamatan.

Kapolrestabes Palembang memastikan, pihaknya siap mengawal aksi agar berjalan damai. Namun, jika terjadi potensi gesekan, aparat akan segera mengambil langkah persuasif.

Baca Juga:Besok Ratusan Mahasiswa dari 20 Kampus Gelar Demo di DPRD Sumsel, Ini Titik Kumpulnya

Mahasiswa Kembali Jadi Penekan Kebijakan

Aksi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Sumsel tidak apatis terhadap isu nasional. Mereka kembali memainkan peran historis sebagai penekan kebijakan pemerintah dan DPR, sembari mengingatkan bahwa suara rakyat harus tetap menjadi prioritas utama.

“Gerakan mahasiswa selalu lahir dari kegelisahan rakyat. Apa yang kami suarakan besok adalah cermin keresahan masyarakat luas,” tambah Adrian.

Dengan eskalasi massa yang cukup besar, Palembang diperkirakan akan menjadi pusat perhatian publik besok. Warga diharapkan tetap waspada, sementara publik menanti bagaimana respons DPRD Sumsel menyikapi gelombang suara mahasiswa.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?