Sayang Dibuang! Ini Cara Benar Simpan Kue Basah Palembang Pasca Lebaran

Jadi, selain cara penyimpanan, perhatian dan pengecekan rutin juga menjadi kunci penting agar kue khas Lebaran ini tetap aman dan lezat dinikmati kapan saja.

Tasmalinda
Sabtu, 05 April 2025 | 17:46 WIB
Sayang Dibuang! Ini Cara Benar Simpan Kue Basah Palembang Pasca Lebaran
Ilustrasi kue basah. Cara benar simpan kue basah Palembang setelah lebaran.

2. Jangan potong semua sekaligus
Potong kue secukupnya untuk disajikan. Biarkan sisanya tetap utuh agar tidak cepat kering atau terkontaminasi udara yang membuatnya cepat basi.

3. Gunakan wadah kedap udara
Wadah kedap udara akan membantu menjaga kelembapan alami kue dan mencegah masuknya bakteri dari luar. Hindari menyimpan kue di dalam kotak kardus terlalu lama.

4. Hindari suhu ruangan terlalu lama
Meninggalkan kue basah terlalu lama di suhu ruang akan mempercepat proses fermentasi alami, terutama untuk kue yang berbahan dasar santan dan telur.

5. Cek kondisi secara berkala

Baca Juga:Ekspor Karet Sumsel Terancam Tarif AS, Pengusaha Desak Perundingan Dagang

Setiap beberapa hari, penting untuk memeriksa kondisi kue basah Palembang yang Anda simpan, baik dari segi tekstur maupun aromanya.

Perubahan kecil seperti tekstur yang mulai terlalu lembek, permukaan yang tampak berlendir, atau aroma yang berubah menjadi asam adalah tanda awal bahwa kue sudah mulai mengalami proses pembusukan.

Hal ini lazim terjadi karena bahan-bahan seperti telur, santan, dan gula yang digunakan dalam pembuatan kue basah sangat rentan terhadap perubahan suhu dan mikroorganisme jika disimpan terlalu lama atau tidak dalam kondisi yang higienis.

Oleh karena itu, jangan menunggu sampai kue benar-benar rusak atau berjamur.

Jika tanda-tanda tersebut mulai muncul, lebih baik segera dikonsumsi sebelum kondisinya memburuk atau, jika dirasa sudah tidak layak, sebaiknya dibuang demi menjaga kesehatan keluarga.

Baca Juga:Anti Gagal! 5 Langkah Mudah Simpan Cuko Pempek Pasca Lebaran

Mengabaikan tanda-tanda ini bisa berisiko menyebabkan gangguan pencernaan atau bahkan keracunan makanan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini