SuaraSumsel.id - Momen yang seharusnya dipenuhi dengan kebahagiaan dan kehangatan silaturahmi Idulfitri justru berubah menjadi mimpi buruk bagi Siti Karlila (30).
Niatnya untuk mengunjungi orang tua di Pasar Induk Jakabaring, Palembang, harus terhenti seketika setelah dirinya menjadi korban penjambretan yang merugikannya hingga Rp26 juta.
Insiden itu terjadi begitu cepat—saat Siti turun dari mobil, seorang pria tak dikenal dengan cekatan merampas tiga suku kalung emas yang melingkar di lehernya.
Dalam sekejap, pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Vario melaju kencang meninggalkan lokasi kejadian, sementara Siti hanya bisa berteriak meminta tolong.
Baca Juga:Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
Kepanikan menyelimuti dirinya dan keluarganya yang saat itu tengah bersiap untuk merayakan hari kemenangan.
Suaminya berusaha mengejar pelaku, namun perbedaan kecepatan membuat upaya itu sia-sia.
Tak ingin pelaku bebas begitu saja, Siti segera melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada hari yang sama.
Dengan mata masih terlihat berkaca-kaca, ia mengisahkan kembali momen tragis yang menimpanya.
"Saya kehilangan tiga suku kalung emas, nilainya sekitar Rp26 juta. Saya berharap pelaku bisa segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," ungkapnya melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Baca Juga:Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
Kini, kasus ini sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian, sementara rekaman CCTV di sekitar lokasi telah diamankan guna melacak keberadaan pelaku.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat membawa barang berharga di tempat umum, karena kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.
Silaturahmi Idulfitri yang seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan berubah menjadi petaka bagi Siti Karlila.
Meski tak berhasil menangkap pelaku, Siti mendapat sedikit harapan setelah mengetahui bahwa aksi penjambretan tersebut terekam oleh CCTV di salah satu rumah warga di dekat lokasi kejadian.
Dari rekaman tersebut, terlihat jelas pelaku mengenakan baju putih panjang dan celana jeans panjang saat melakukan aksinya.
Kini, ia hanya bisa berharap pihak kepolisian dapat segera menemukan pelaku dan mengembalikan haknya yang telah dirampas.