SuaraSumsel.id - Perjalanan yang seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan dan kehangatan dalam rangka silaturahmi Idul Fitri berubah menjadi duka mendalam bagi keluarga Nur Alfissyairin (24), FII JAS (10), dan Karlina Welli (55). (2/4/2025).
Satu keluarga tersebut terlibat dalam kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Desa Bungamas, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat.
Kejadian tragis ini bermula ketika Nur Alfissyairin, yang mengendarai Yamaha X-Ride merah dengan nomor polisi BG 3766 EAB, melaju dari arah Kota Lahat menuju Kabupaten Empat Lawang dengan dua orang penumpang di boncengannya.
Suasana perjalanan yang awalnya tenang berubah mencekam ketika ia mencoba menyalip sebuah truk besar yang melaju di depannya.
Baca Juga:Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
Tanpa disadari, dari arah berlawanan melaju sebuah Toyota Innova hitam dengan nomor polisi BG 1736 SB yang dikemudikan oleh Maryanto (33).
Dalam hitungan detik, tabrakan hebat pun tak terelakkan.
Benturan keras mengakibatkan ketiga korban terlempar dari sepeda motor mereka, mengalami luka parah, dan akhirnya menghembuskan napas terakhir setelah mendapat perawatan di Puskesmas Bungamas.
Sementara itu, pengemudi Toyota Innova selamat tanpa luka, meskipun bagian depan mobilnya mengalami kerusakan cukup parah.
Peristiwa ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, terutama di jalur yang ramai dan penuh risiko seperti Jalan Lintas Sumatera.
Baca Juga:Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
Tragedi yang terjadi sekitar pukul 18.14 WIB itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.
Perjalanan yang awalnya bertujuan untuk bersilaturahmi di momen Idulfitri berakhir dengan kehilangan tiga nyawa sekaligus. Nur Alfissyairin (24), pengendara Yamaha X-Ride merah, bersama dua penumpangnya, FII JAS (10) dan Karlina Welli (55), sempat dilarikan ke Puskesmas Bungamas dengan harapan bisa diselamatkan.

Namun, luka yang mereka derita terlalu parah. Nur Alfissyairin mengalami luka robek di dagu, mulut, pinggang, dan lengan, serta mengeluarkan darah dari telinga, indikasi cedera fatal di bagian kepala. FII JAS, bocah 10 tahun yang ikut dalam perjalanan itu, juga mengalami luka serius di kepala dan tidak dapat bertahan meski telah mendapat perawatan medis.
Sementara itu, Karlina Welli, wanita berusia 55 tahun, mengalami luka robek di punggung dan lengan serta mengalami pendarahan hebat dari telinga, menandakan betapa dahsyatnya benturan yang mereka alami.
Di sisi lain, Maryanto (33), pengemudi Toyota Innova yang terlibat dalam kecelakaan ini, selamat tanpa luka sedikit pun, meskipun bagian depan kendaraannya mengalami kerusakan akibat benturan keras dengan sepeda motor korban.
Peristiwa ini sekali lagi menjadi pengingat betapa pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, terutama di jalan raya yang sibuk seperti Jalan Lintas Sumatera.
Hanya dalam hitungan detik, kelalaian sekecil apa pun bisa berujung pada tragedi yang tak terbayangkan, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Penyelidikan lebih lanjut atas kecelakaan maut ini kini tengah dilakukan oleh Sat Lantas Polres Lahat guna mengungkap secara detail kronologi kejadian serta memastikan faktor-faktor penyebabnya.
Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, melalui Kasat Lantas IPTU Jhoni Albert SH, M.Si, MM, MH menegaskan bahwa kecelakaan ini diduga terjadi akibat kelalaian pengendara sepeda motor yang mencoba menyalip truk di jalur yang salah, tanpa menyadari adanya kendaraan lain yang datang dari arah berlawanan.
Hal ini menjadi faktor utama yang menyebabkan tabrakan fatal antara sepeda motor Yamaha X-Ride dan mobil Toyota Innova yang dikemudikan oleh Maryanto.
Sementara itu, Penyidik GAKKUM Sat Lantas Polres Lahat, Dinata Kirana SH, menambahkan bahwa kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan di kantor Sat Lantas Polres Lahat untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak kepolisian juga akan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian guna memperjelas duduk perkara insiden ini.
Kecelakaan ini menjadi peringatan keras bagi pengendara untuk selalu berhati-hati di jalan raya, terutama saat hendak menyalip kendaraan lain.
Kelalaian sekecil apa pun bisa berujung pada konsekuensi tragis yang tidak hanya merenggut nyawa sendiri, tetapi juga menimbulkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.