Nuzulul Quran: Peringatan Nuzulul Quran dirayakan dengan meriah di Palembang, biasanya dengan mengadakan ceramah agama dan membaca Al-Quran bersama.
Ziarah Kubur: Menjelang atau selama bulan Ramadan, banyak masyarakat Palembang yang melakukan ziarah kubur untuk mendoakan keluarga dan kerabat yang telah meninggal.
Ngabuburit: Kegiatan menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) di Palembang biasanya dilakukan dengan berjalan-jalan di sekitar Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, atau taman-taman kota.
Lomba-lomba Islami: Seringkali diadakan lomba-lomba Islami seperti lomba adzan, MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran), dan lomba mewarnai kaligrafi untuk anak-anak.
Baca Juga:Belasan Saksi Ungkap Fakta dalam Sidang Gugatan Kabut Asap di PN Palembang
4. Tantangan dan Adaptasi:
Cuaca Panas: Palembang dikenal dengan cuacanya yang panas, sehingga berpuasa di sana bisa menjadi tantangan tersendiri. Penting untuk menjaga hidrasi dan menghindari aktivitas fisik yang berlebihan di siang hari.
Kemacetan:
Kemacetan lalu lintas sering terjadi menjelang waktu berbuka puasa, terutama di sekitar Pasar Bedug dan pusat-pusat perbelanjaan. Sebaiknya berangkat lebih awal jika ingin berburu takjil atau menghadiri bukber.
Baca Juga:Jadwal Buka Puasa Kota Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir pada 20 Maret 2025