Tradisi Imlek di Klenteng Dewi Kwan Im, Ritual Lepas Burung Pipit Sarat Makna

Ribuan warga Tionghoa akan memenuhi klenteng tertua di Kota Palembang tersebut puncaknya pada malam Imlek sekitar pukul 24:00 WIB.

Tasmalinda
Selasa, 28 Januari 2025 | 22:38 WIB
Tradisi Imlek di Klenteng Dewi Kwan Im, Ritual Lepas Burung Pipit Sarat Makna
Pedagang burung pipit di kelenteng Dewi Kwan Im [ANTARA]

SuaraSumsel.id - Klenteng Dewi Kwan Im, klenteng tertua di Kota Palembang, Sumatera Selatan, menjadi sorotan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2025. Ribuan lampion dipasang di area klenteng yang terletak di Kelurahan 9 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang menciptakan suasana yang meriah dan penuh warna.

Selain menjadi daya tarik bagi warga Tionghoa, klenteng ini juga menjadi destinasi wisata religi bagi masyarakat umum. Tradisi melepas burung pipit yang dipercaya membawa keberuntungan turut menjadi berkah bagi para pedagang, yang mampu meraih omzet hingga puluhan juta rupiah selama momen Imlek.

"Ya ada ribuan lampion yang dipasang menjelang Tahun Baru Imlek 2025, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Tionghoa dan juga wisatawan yang datang ke kelenteng yang berada di Kelurahan 9 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang," kata Awi, Budayawan Thionghoa di Palembang, Selasa.

Klenteng Dewi Kwan Im merupakan yang tertua di Kota Palembang dan usianya bahkan lebih tua selisih lima bulan dengan Masjid Agung Palembang.

Baca Juga:Suami di Palembang Telantarkan Istri hingga Meninggal Dunia Akibat Malnutrisi

Ribuan warga Tionghoa akan memenuhi klenteng tertua di Kota Palembang tersebut puncaknya pada malam Imlek sekitar pukul 24:00 WIB.

Selain memasang ribuan lampion, klenteng itu juga dilakukan pembersihan baik di bagian luar maupun bagian dalam ruangan klenteng.

Klenteng tertua di Palembang tersebut juga menjadi berkah bagi para pedagang burung pipit di Palembang yang bisa meraih omset hingga puluhan juta dari hasil berjualan.

"Kami bersyukur ya setiap tahun saat Imlek di Kota Palembang dapat berjualan burung pipit dan mampu menjual hingga 500 ekor burung per hari, sejak H-3 kami sudah berjualan," kata Rusmawi, pedagang burung pipit.

Menurutnya, burung pipit saat Imlek di Palembang menjadi buruan warga Tionghoa untuk dilepas terbang kan dan menjadi kepercayaan sebagai ritual membuang sial dan dapat mendatangkan rejeki. [ANTARA]

Baca Juga:Rayakan Imlek 2025: Cuaca Berawan hingga Hujan Ringan di Sumatera Selatan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak