Drama Musikal 'Legenda Pulau Cinta' Hadirkan Kolaborasi Seni di Bawah Rintik Hujan

Ratusan penonton memenuhi kursi di bawah tenda tampaknya sudah tidak sabar menyaksikan garapan seni pertunjukan kolaborasi antara seni musik, seni tari dan seni drama ini.

Tasmalinda
Minggu, 07 Juli 2024 | 17:30 WIB
Drama Musikal 'Legenda Pulau Cinta' Hadirkan Kolaborasi Seni di Bawah Rintik Hujan
Drama musikal Legenda Pulau Cinta

SuaraSumsel.id - Drama musikal Legenda Pulau Cinta digelar di halaman museum SMB II Palembang (6/7) malam. Meski berlangsung di bawah rintik hujan, namun pergelarannya ramai disaksikan penonton.

Ratusan penonton memenuhi kursi di bawah tenda tampaknya sudah tidak sabar menyaksikan garapan seni pertunjukan kolaborasi antara seni musik, seni tari dan seni drama ini. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel  Aufa Syahrizal. Nurdin selaku penerima hibah Dana Indonesiana mengucapkan terima kasih  atas dukungan semua pihak, baik dari Disbudpar Sumsel, Disbud Kota Palembang, para seniman dan seluruh sanggar yang terlibat dalam pagelaran ini. 

"Besar harapan saya  agar semua seniman kota Palembang dapat bersaing merebut dana hibah dari program Dana Indonesiana Kemdikbud dan LPDP ini agar dapat terus menjadi barometer untuk seniman seniman lain di Sumsel serta dapat berkontribusi dalam menjaga ekosistem kebudayaan di kota palembang," katanya.

Baca Juga:Diskusi Lorong Palembang: Pj Wali Kota A Damenta Berdialog dengan Warga 24 Ilir

Aufa mengatakan Pemerintah pasti akan mendukung apapun yang dibutuhkan seniman daerah. "Oleh karena itu tidak ada alasan untuk tidak didukung pergelaran seperti ini,” katanya.

Adegan pembukaan diisi oleh sembilan penari disabilitas dan satu penari di belakangnya. Pelibatan kelompok disabilitas yang menarik perhatian penonton karena dipandu oleh seseorang yang menggunakan isyarat.    

setelahnya baru drama musikal Tan Bun An  dari Tiongkok yang disambut oleh pamannya di Palembang.  Tan Bun An bertemu pandang dengan seorang gadis Palembang Siti Fatimah yang diperankan oleh Shellyna Salsabila.

Pandangan pertama itu membuat Tan Bun An  yang diperankan oleh Erick Pirselly jatuh hati.

Melihat kelakuan Tan Bun An seringkali dia diolok-olok oleh pengawalnya yang diperankan oleh Juanda, paman Tan Bun An pun ikut heran dengan prilaku keponakannya ini. 

Baca Juga:SOHE Kembali Bertemu, Sinyal Dukungan Mawardi Yahya di Pilkada Sumsel 2024?

“Hayya, sepertinya oe terkena penyakit cinta. Ini bahaya. Orang bisa bunuh diri gara-gara cinta,” kata Paman Tan Bun An yang diperankan oleh Yussudarson Sonov.

Karena takut akan terjadi apa-apa, Paman Tan Bun An segera melamar Siti Fatimah. Kehendak berjawab, lamaran diterima oleh Abah Siti Fatimah dengan mahar tujuh guci emas yang akan dikirim dari Tiongkok.     

Ketika menunggu kiriman ditampilkan pula pertunjukan Barongsai dan Wushu.

Tan Bun An sangat kecewa dan emosi melihat asinan sawi  di dalam guci emas. 

Diapun membuang guci-guci emas tersebut ke sungai.  Nahasnnya, pada saat guci ke tujuh, dia terpeleset dan mendapatkan jika guci tersebut juga berisikan emas.

Tanpa pikir Panjang Tan Bun An segera terjun ke sungai Musi.

Dia bermaksud ingin mengambil emas yang telah dia buang bersamaan dengan enam guci emas tersebut. Namun, malangnya, dia tidak kembali lagi ke permukaan. 

Melihat kejadian tersebut, Siti Fatimah pun menyusul Tan Bun An sehingga keduanya tak ditemukan lagi.  

Tinggalah Abah (diperankan oleh Imansyah dan Ebok (diperankan oleh Isnayanti Syafrida yang menangis histeris melihat anak  dan calon menantunya yang  menghilang ditelan Sungai Musi. 

Drama musikal yang berdurasi lebih kurang 90 menit ini didukung oleh Vebri Al Lintani sebagai penulis naskah), Amir Hamzah (sutradara), Syawal (artistik), Rio Saputra (penata musik), Yayasan dan Sanggar Dinda Bestari,  dan Komunitas Seniman Tari Kota Palembang (Kasta).

Drama musikal ini dilakoni sekitar 50 orang seniman tari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak