Punya Massa Tiga Kelompok Suporter, Tak Juga Bikin Sriwijaya FC Dilirik Secara Politis?

Jika menelisik sejarahnya, Klub Andalas ini berasal dari sebuah klub yang sempat tersingkir dalam pertarungan di Pulau Jawa.

Tasmalinda
Minggu, 10 Desember 2023 | 20:01 WIB
Punya Massa Tiga Kelompok Suporter, Tak Juga Bikin Sriwijaya FC Dilirik Secara Politis?
Tim Sriwijaya FC merayakan kemenangan kontra Sada Sumut FC

Kekinian klub ini memiliki tiga kelompok suporter yang terus mendukungnya, yakni Ultas Palembang, Singa Mania, Sriwijaya Mania.

Ketiganya punya massa yang nyata terlihat saat klub Sriwijaya FC menjamu atau sebelumnya menjelani laga away yang boleh dihadiri oleh kelompok pendukung.

Tampaknya pasang surut sebagai klub dengan masa pendukung besar tampak sebagai bagian dari perjalanan yang dinamis.

Apakah kelompok massa yang besar ini pun tidak mendapatkan lirikan secara politik. Jika mengacu pada sejumlah pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sumatera Selatan (Sumsel) belakangan.

Baca Juga:Achmad Yakub: Cegah Karhutlabun Butuh Kolaborasi Melibatkan Petani di Sumsel

Dukungan pada Sriwijaya FC tak menyokong secara langsung kemenangan calon kepala daerah.

Misalnya saat Presiden Sriwijaya FC yang sempat dipegang Dodi Reza Alex yang kemudian maju pada Pilkada Sumsel pun tidak signifikan.

Dodi Reza Alex kalah dalam dua kali Pilkada Sumsel. Apakah benar klub bermassa besar ini tidak bernilai politik pada dinamis politik di daerah?

Sriwijaya FC latihan jelang hadapi PSMS Medan [dok. Official Sriwijaya FC]
Sriwijaya FC latihan jelang hadapi PSMS Medan [dok. Official Sriwijaya FC]

Kekinian mantan Presiden Sriwijaya FC Hendri Zainuddin pun melepas secara sukarela saham yang dimiliki. Padahal beradasarkan pengakuan komisari PT Sriwijaya Optimis Mandiri atau PT SOM, yakni perusahaan yang menaungi klub Sriwijaya FC, jika politisi tersebut mengantongi setidaknya 92-96 persen saham klub.

Setelah menjadi tersangka korupsi kasus di tubuh KONI Sumsel yang sempat dipimpinnya, Hendri diakui Cafo Tifoso Ultras Palembang, Qusoi akan melepas saham secara sukarela.

Baca Juga:Sumsel Ekspor Puluhan Ribu Kilogram Paha Kodok Senilai Rp2,3 Miliar ke Prancis

Apakah ini makin mempertebal kenyataan jika Sriwijaya FC sudah tak bertaji lagi secara politis?

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Bola

Terkini