SuaraSumsel.id - Pertandingan Sriwijaya FC dijamu di rumah PSMS Medan, Senin (23/10/2023) sore cukup dramatis dan sengit. Dengan hasil imbang 2-2, Sriwijaya FC sebenarnya tidak mencapai target yang diinginkan.
Sejak awal laga yang menjadi laga pemungkas di putaran pertama liga 2 musim ini, Sriwijaya FC menargetkan kemenangan tiga poin. Pelatih atau Coach Yoyo sempat emosi saat pemain Sriwijaya FC dituding pura-pura cidera karena pada posisi kemenangan.
Sayangnya, Sriwijaya FC hanya mampu tahan imbang di rumah PSMS Medan dengan tanpa suporter.
Meski demikian Pelatih Sriwijaya FC, Muhammad Yusup Prasetyo mengaku cukup kecewa dengan permainan Senin sore ini.
Baca Juga:Alumni Kampus Pendukung Capres Dan Cawapres 2024 Mulai Bermunculan di Sumsel
Dia mengungkapkan akan mengevaluasi tim terutama lini belakang yang terlalu kendor, sehingga tercipta dua gol PSMS Medan.

"Secara pribadi, saya cukup mau mengevaluasi, pencapaiannya tidak sesuai target yang kita ingin, menang," ujarnya saat prescone setelah pertandingan.
Sriwijaya FC sempat kalah karena gol PSMS Medan di menit belasan pertandingan. Beruntungnya, stiker Chencho mampu membaca umpan crossing dari pemain Habibi yang berada tidak jauh darinya di kiri lapangan.
Kemenangan Sriwijaya FC ternyata mendulang dengan kemampuan M Rifki yang mencetak gol di menit ke 51, awal menit di laga kedua.
Saat ditanya mengenai cidera pemain Habibi yang membuatnya keluar lapangan, Coach Yoyo-panggilan akrab Muhammad Yusup Prasetyo sempat mencak-mencak di hadapan media.
Baca Juga:Pj Gubernur Agus Fatoni Pastikan Stok Beras di Sumsel Tersedia Hingga Maret 2024
Dia emosi, jika pemain Sriwijaya FC dituding sengaja cidera guna mengulur waktu karena dalam posisi kemenangan.
- 1
- 2