Berbeda Dengan Perahu Dragon, Ini 4 Keunikan Perahu Bidar Palembang

Pemerintah Palembang menggelar lomba perahu bidar yang dipusatkan di Sungai Musi dan kawasan Benteng Kuto Besak.

Tasmalinda
Minggu, 20 Agustus 2023 | 11:09 WIB
Berbeda Dengan Perahu Dragon, Ini 4 Keunikan Perahu Bidar Palembang
ini 4 keunikan perahu Bidar Palembang [Andhiko/Suara.com]

SuaraSumsel.id - Pemerintah kota Palembang menggelar lomba perahu bidar dan perahu hias yang dipusatkan di kawasan Sungai Musi dan Benteng Kuto Besak (BKB). Perahu bidar Palembang, memiliki keunikan jika dibandingkan dengan lomba perahu lainnya yang juga digelar di kawasan sungai.

Perahu bidar Palembang berbeda dengan perahu dragon, berikut 4 keunikan perahu bidar Palembang. Bidar ialah perahu ramping sekaligus panjang yang dipergunakan pendayung untuk adu cepat di Sungai.

1. Didayung sampai 50 orang

Kapal bidar Palembang memiliki panjang mencapai 50 meter. Dengan panjang demikian, setidaknya membutuhkan pendayung mencapai 50 orang.

Baca Juga:Lengkap! Berikut Nama-Nama Bawaslu Kota dan Kabupaten Se-Sumsel yang Dilantik Hari Ini

Para pendayung akan duduk berada saling bersebelahan dengan memaksimalkan kekuatan antara kanan dan kiri kapal bidar.

Para pendayung akan melakukan gerakan mendayung yang sama antara pendayung di kanan dan kiri kapal bidar.

2. Perahu Bidar diaba-aba tanpa alat musik

Ini yang membuat perahu bidar Palembang berbeda dibandingkan perahu dragon. Jika pada perahu dragon, para pendayung  diaba-aba dengan seorang koordinator tim.

Koordinator tim dayung ini akan berada di ujung kapal bidar yang kemudian memberikan aba-aba tanda semangat kepada para pendayung.

Baca Juga:Bukan Pejabat Pemkot, Kanwil Kemenkumham Sumsel Dicalonkan PJ Wali Kota Palembang

Pemberian aba-aba ini hanya dilakukan dengan pengeras suara, atau kreativitas pemberi semangat. Berbeda deengan perahu dragon, yang mana koordinato tim menggunakan alat musik guna memberikan semangat kepada para pendayung.

3. Sejarah dikaitkan dengan putri yang cantik jelita

Adapun sejak kapan perahu bidar dilaksanakan di Palembang juga dikaitkan dengan legenda putri nan cantik jelita, Dayang Merindu.

Legendanya Dayang Merindu ini, ialah putri yang cantik namun sedang kebingungan menentukan seorang raja yang akan menemani hidupnya. Dayang Merindu diperebutkan dua laki-laki tampan nan juga berkekuatan fisik yang kuat.

Itu kenapa saat memperebutkan Dayang Merindu, dua pangeran ini menggelar lomba ketangkasan yakni lomba bidar. Legenda ini pun melekat di masyarakat asli Palembang sebagai bagian cerita rakyat turun temurun.

4. Membutuhkan satu pohon utuh membuat perahu bidar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak