“Soalnya kalau LDR itu kan kita ‘dipaksa’ untuk terus menerus komunikasi kan. Loe ngambek-ngambekan LDR ngapain pacaran, gitu, ” kata Nana.
“Terus loe dipaksa untuk lebih ekspresif, lebih nunjukin kasih sayang, dengan metode-metode yang nggak biasa. Jadi menurutku itu mematangkan cinta, mangkannya terus abis itu (jadi) bucin deh. Diajak kawin mau deh,” sambung Nana lagi.

Meski punya niatan menikah, Najwa pun tidak langsung diperbolehkan menikah oleh orang tua. Sang ayah mengharuskan Najwa menyelesaikan kuliah di Fakultas Hukum.
“Tapi waktu itu syaratnya satu, abi tuh bilang ‘Boleh nikah, tapi kuliah harus selesai’ Aku tuh waktu itu semester tiga. Aku inget tuh aku yang pertama (nikah) ‘ampe satu kampus tuh kayaknya dateng,” ungkap Najwa.
Baca Juga:Pelaku Industri Pariwisata di Sumsel Diminta Melengkapi Sertifikat CHSE
Masa pacaran Najwa dan suami tergolong cepat, yakni hanya sekitar 6 bulan. Hingga sampai dalam perjalanannya saat ini, Najwa mengungkapkan pencapaian karir pun, merupakan bentuk cinta dari sang suami.