Sejarah Perahu Bidar Palembang: Dari Cerita Rakyat Dayang Rindu Hingga Rayakan Ulang Tahun Ratu Belanda

Masyarakat rela berdesak-desakan demi melihat perlombaan perahu bidar yang baru diadakan lagi sejak peraturan terkait covid-19 sudah dilonggarkan.

Tasmalinda
Minggu, 28 Agustus 2022 | 09:39 WIB
Sejarah Perahu Bidar Palembang: Dari Cerita Rakyat Dayang Rindu Hingga Rayakan Ulang Tahun Ratu Belanda
Perlombaan perahu bidar di Palembang Sumatera Selatan [Suara.com/Siti Umnah]

SuaraSumsel.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kota Palembang, Sumsel perlombaan perahu bidar digelar untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI setiap tahunnya. Namun belakangan diketahui semenjak pandemi Covid-19 melanda, perhelatan tersebut sudab vakum sejak dua tahun yang lalu.

Sehingga di tahun 2022, momen peringatan Hari Kemerdekaan RI di ibukota Provinsi Sumsel tersebut sukses menjadi hiburan yang sangat dinantikan oleh masyarakat di kota Palembang.

Terlihat dari pantauan SuaraSumsel.id di lapangan, masyarakat memadati pelataran Benteng Kuto Besar (BKB) pada hari Minggu, (21/8/22). 

Masyarakat rela berdesak-desakan demi melihat perlombaan perahu bidar yang baru diadakan lagi sejak peraturan terkait covid-19 sudah dilonggarkan.

Baca Juga:Cadangan Gas Baru Ditemukan di Sumsel, Sumur Eksplorasi Sungai Rotan Milik Pertamina

Pada acara yang digelar oleh pemerintah daerah setempat, masyarakat dimanjakan dengan banyaknya atraksi yang digelar di Sungai Musi mulai dari lomba perahu bidar, parade perahu hias, atraksi dari paramotor dan paralayang. 

“Saya jauh-jauh dari Talang Kelapo ke BKB hanya untuk menonton lomba bidar, karena sudah lama tidak ada lomba bidar sejak Covid. Pas 17 Agustus tuh rasanya sepi sekali, pemerintah tidak mengadakan acara atau kegiatan apa gitu tahun kemaren,” kata Hartina, salah seorang warga yang datang bersama keluarga untuk menonton perlombaan perahu bidar.

Salah satu Budayawan kota Palembang yaitu Kemas AR Panji menjelaskan asal usul perlombaan perahu bidar, dirinya menyebutkan bahwa asal usul perlombaan perahu bidar tersebut dimulai dari cerita rakyat yaitu Dayang Rindu atau Dayang Merindu.

“Ada legenda rakyat jaman dulu namanya Dayang Rindu atau Dayang Merindu. Jadi ada dua ksatria atau dua laki-laki yang ingin menikahi Dayang Rindu, karena Dayang Rindu suka dengan keduanya dan tidak mampu menentukan pilihan maka Dayang Rindu memutuskan untuk menyuruh kedua pria tersebut untuk lomba dayung perahu. Namun karena kelelahan, maka keduanya tidak ada yang menang,” tutur Kemas AR Panji.

Penamaan bidar sendiri ditujukan untuk perahu yang panjang dengan rata-rata panjang perahu berkisar 25 hingga 30 Meter yang di dayung oleh lebih dari 20 orang secara bersamaan.

Baca Juga:Akhir Pekan di Sumsel, Palembang Diguyur Hujan Sore Hingga Sore Hari

“Perahu bidar menjadi budaya kota Palembang yang sudah ada sejak jaman kerajaan Sriwijaya maupun Kesultanan Palembang. Dulu disebut perahu Pencalang, yang dimanfaatkan untuk transportasi pada jaman kerajaan dan ditengah ada atap untuk raja,” kata Kemas.

Penyebutan untuk lomba perahu bidar juga telah mengalami perubahan, dari lomban, kenceran hingga sata ini menjadi bidar.

“Setelah jaman kolonial, Belanda juga pernah menginstruksikan untuk diadakan lomba bidar ini setiap tahun. Namun momennya adalah untuk merayakan hari ulang tahun sang ratu Belanda yaitu Wilhelmina yang berulang tahun pada tanggal 31 Agustus,” jelasnya.

Budayawan tersebut menegaskan bahwa perlombaan bidar sudah ada sejak jaman dulu dan bukan diciptakan oleh orang-orang Belanda.

“Nah itu perlu dicatat, bahwa Belanda itu hanya meneruskan karena mereka berpikir bahwa perahu bidar ini menjadi hiburan yang menarik untuk digelar itu tahun 1920,” tegas dia.

Meski diadakan untuk merayakan ulang tahun Ratu Wilhelmina yang juga diadakan pada bulan Agustus, dikatakan Kemas AR Panji bahwa bukannya tidak bergeser hanya momennya yang berubah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini